Monev, BPMA dan TNI AD pastikan kelancaran aktivitas hulu migas di Medco E&P Malaka - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama TNI AD melakukan monitoring dan evaluasi (monev) kinerja bina teritorial untuk memastikan kelancaran aktivitas operasi hulu migas wilayah kerja (WK) PT Medco E&P Malaka blok A, Aceh Timur.
"Kami berharap melalui kegiatan ini bisa bersama-sama melihat kondisi lapangan untuk memantau langsung dan melihat situasi yang ada," kata Kepala Divisi Formalitas Hubungan Eksternal dan Sekuriti KKKS BPMA, Irham M Amin, di Aceh Timur, Jumat.
Kunjungan lapangan serta monev tersebut sebagai upaya evaluasi kinerja teritorial serta menjalankan amanat perjanjian kerja sama (PKS) dalam rangka memastikan terpeliharanya kondusifitas operasi hulu migas di WK PT Medco E&P Malaka, Aceh Timur.
Irham mengatakan, monev tersebut untuk memastikan efektivitas pelaksanaan dukungan penguatan pembinaan teritorial terhadap obyek vital nasional (obvitnas) sektor energi, mengidentifikasi potensi ancaman dan kerawanan, memperkuat koordinasi, serta memastikan kelancaran dan kenyamanan operasi hulu migas.
Ia menyampaikan, WK blok A KKKS Medco E&P Malaka merupakan obyek vital nasional sektor energi (hulu migas) yang memerlukan sinergisitas dalam strategi pengamanan terpadu antara BPMA, TNI, Polri dan KKKS.
"Maka, dukungan pembinaan teritorial melalui komunikasi sosial yang dilaksanakan para Babinsa memiliki peran strategis dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus menyampaikan informasi yang benar guna menjaga situasi tetap kondusif," ujarnya.
Ia menambahkan, monev tersebut juga menegaskan komitmen bersama antara BPMA, TNI AD, dan KKKS Medco E&P Malaka dalam menjaga keamanan obyek vital nasional guna menjamin keberlangsungan operasi hulu migas, yang pada akhirnya mendukung ketahanan energi nasional.
"Dengan pengawasan dan pengamanan yang terpadu, diharapkan seluruh operasi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi negara dan masyarakat sekitar," kata Irham.
Sementara itu, Waaster Kasdam IM, Letkol Kav Makhyar, menyatakan bahwa TNI siap memberikan dukungan pengamanan di wilayah kerja Medco. Pihaknya bakal mengoptimalkan peran koramil untuk terus memantau setiap perkembangan isu agar bisa diselesaikan sebelum berkembang menjadi permasalahan besar
"Kita lakukan pendekatan strategis dan kolaboratif sehingga semua potensi isu dapat diselesaikan dengan baik. Tugas kita adalah melakukan pencegahan dini agar isu-isu hoaks tidak menjadi potensi konflik, itulah fungsi Binter," demikian Letkol Kav Makhyar.
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.