Monster Apa Saja yang Ditemui Odysseus dalam The Odyssey?
CNN Indonesia
Sabtu, 18 Jul 2026 10:10 WIB
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --
The Odyssey karya Christopher Nolan ditulis berdasarkan kisah epos Yunani Kuno bertajuk Odyssey yang diyakini karya Homer. Film bertabur bintang itu turut menampilkan sejumlah sosok paling ikonis dalam mitologi.
Film ini mengisahkan perjalanan pulang Odysseus, raja Ithaca, selama sepuluh tahun setelah Perang Troya. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan beragam monster yang menjadi ancaman yang harus dihadapinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Richard Janko, profesor emeritus bidang studi klasik di University of Michigan, mengungkapkan tokoh-tokoh mitologi tersebut bukan sekadar hasil imajinasi Homer.
"Makhluk-makhluk yang muncul dalam pengembaraan Odysseus memiliki akar yang sangat tua, bahkan berasal dari masa prasejarah manusia, dan memiliki kemiripan dengan cerita rakyat kuno dari berbagai belahan dunia," kata Richard Janko seperti diberitakan History.
Lantas, apa saja monster yang ditemui Odysseus dalam perjalanan pulang?
1. Polyphemus
Dalam The Odyssey, Polyphemus diperankan Bill Irwin. Ia merupakan Cyclops bermata satu, putra Poseidon. Odysseus dan para awak kapalnya terjebak di dalam gua yang ternyata tempat tinggal Polyphemus.
Demi menyelamatkan diri, Odysseus membutakan mata Polyphemus, tindakan itu memicu kemarahan Poseidon dan membuat perjalanan pulangnya semakin sulit.
Menurut para ahli folklor, kisah ini berasal dari cerita rakyat kuno tentang The Blinded Orge, yakni seorang pahlawan cerdik yang berhasil melarikan diri dari raksasa bermata satu melalui tipu daya.
2. Siren
Siren, menjadi salah satu makhluk mitologi Yunani yang paling terkenal dan muncul dalam perjalanan pulang Odysseus. Siren ini dikenal lewat nyanyian mereka yang begitu memikat hingga membuat para pelaut mengarahkan kapal menuju bebatuan dan akhirnya tewas.
Odysseus mengatasi ancaman itu dengan menyumbat telinga para awak kapal menggunakan lilin lebah, sementara dirinya diikat pada tiang kapal agar bisa mendengar lagu Siren tanpa kehilangan kendali.
Para sejarawan berpendapat bahwa Siren representasi bahaya nyata yang dihadapi pelaut Mediterania, seperti karang tersembunyi, badai, dan garis pantai yang berbahaya.
3. Scylla
Dalam perjalanan, Odysseus harus melewati Charybdis dan Scylla. Scylla merupakan monster laut berkepala enam yang berada di sisi tebing, ia memangsa pelaut yang melewati tebing tersebut setelah berhasil menghindar dari Charybdis, pusaran air raksasa yang dapat menelan kapal.
Kisah ini kemudian melahirkan ungkapan "between Scylla and Charybdis", yang berarti harus memilih di antara dua pilihan yang sama-sama buruk.
Sejumlah peneliti percaya kedua monster ini terinspirasi dari kondisi nyata Selat Messina, jalur laut sempit antara Sisilia dan daratan Italia yang terkenal memiliki arus dan pusaran berbahaya.
4. Laestrygonians
Laestrygonians merupakan bangsa raksasa kanibal yang menghancurkan armada Odysseus. Dalam adaptasi Christopher Nolan, mereka digambarkan mengenakan baju zirah saat memburu Odysseus dan para awaknya, lalu memporak-porandakan armada mereka.
Kemunculan Laestrygonians menjadi salah satu yang tak terduga, lantaran mereka muncul setelah anak kaum Laestrygonians menangis histeris saat mendapati Odysseus dan para awaknya.
Para ahli menilai kisah ini mencerminkan pandangan masyarakat Yunani Kuno terhadap negeri-negeri asing yang belum mereka kenal.
The Odyssey tayang pada 15 Juli 2026 di bioskop Indonesia.
(van/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNN]