kingsheadwye.com

MTsN 1 Kudus pertahankan gelar juara umum "Athletics Challenge" KU-15

MTsN 1 Kudus pertahankan gelar juara umum "Athletics Challenge" KU-15

Minggu, 19 Juli 2026 04:40 WIB

Image Print

MTs Negeri 1 Kudus, Jawa Tengah, mendapatkan hadiah dan piala pada UPP (Upacara Penghormatan Pemenang) pemenang dalam ajang Athletics Challenge Seri 1 2026 di Supersoccer Arena Rendeng Kudus, Sabtu (19/7/2026).  ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Kudus (ANTARA) - MTs Negeri 1 Kudus, Jawa Tengah, kembali meraih juara umum untuk kelompok usia (KU) 15 tahun pada ajang MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 yang digelar di Supersoccer Arena Rendeng Kudus, Sabtu.

"Tahun lalu, kami juga meraih juara umum KU-15. Sedangkan tahun ini berhasil mempertahankannya dengan koleksi tujuh emas, tiga perak dan dua perunggu," kata Guru MTS Negeri 1 Kudus Dimas Maulana ditemyui usai Upacara Pemberian Penghargaan (UPP) pemenang dalam ajang Athletics Challenge Seri 1 2026 di Supersoccer Arena Rendeng Kudus, Sabtu.

Ia mengungkapkan keberhasilan mempertahankan gelar juara, karena berkat latihan rutin para siswa serta dukungan dari orang tua.

Menurut da ajang pembinaan terhadap cabang olahraga atletik yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation ini merupakan wadah yang tepat untuk mengasah bakat dan melatih kedisiplinan, serta jiwa sportivitas bakal calon atlet.

"Ajang Athletics Challenge ini luar biasa, apalagi anak-anak ternyata punya bakat di bidang atletik. Untuk itu kami juga sebisa mungkin memberikan fasilitas kepada mereka di beberapa cabang lomba atletik dengan adanya ekstrakurikuler. Semoga prestasi ini bisa konsisten kami pertahankan, bahkan ditingkatkan untuk ikut andil dalam lahirnya bibit cabang olahraga atletik dari Kudus," ujarnya.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kudus Firdaus mengungkapkan pembinaan atletik usia dini di Jateng terus menunjukkan grafik yang menjanjikan seiring rutinnya penyelenggaraan Atletics Challenge sejak tahun 2024.

"Ajang yang memadukan konsep kompetisi dan fun games edukatif ini terbukti efektif menarik minat ribuan pelajar dari berbagai tingkat sekolah. Sehingga, kejuaraan ini tidak lagi sekadar menjadi panggung pengenalan olahraga atletik, tapi telah bertransformasi menjadi lumbung bagi pembibitan atlet potensial yang diyakini mampu menjadi pilar kekuatan baru yang siap mewakili Jawa Tengah di ajang bergengsi tingkat regional maupun nasional," ujarnya.

Perkembangan kualitas anak-anak dari seri ke seri, kata dia, luar biasa karena kompetisi yang reguler seperti ini berhasil mengubah pandangan bahwa atletik itu menakutkan, menjadi sebuah petualangan yang menyenangkan bagi anak sekolah.

"Kami optimistis Kudus sedang berproses melahirkan generasi atletik baru yang unggul dan siap mewakili Jawa Tengah di ajang tingkat provinsi seperti Porprov, bahkan hingga level nasional seperti Popnas," ujarnya.

Sementara itu, Welly Arisanto selaku Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation mengatakan adanya penambahan kelompok usia dalam MilkLife Athletic Challenge tahun ini bertujuan untuk memperluas rantai regenerasi atletik dari tingkat akar rumput.

Hal ini tak terlepas dari semangat Bakti Olahraga Djarum Foundation yang fokus pada pembinaan usia dini di berbagai cabang olahraga.

"Dengan menghadirkan kelompok usia 8 tahun pada seri 1 2026 ini, kami ingin memotong garis awal pembinaan agar lebih dini lagi. Di usia emas anak-anak, koordinasi motorik mereka sedang berkembang pesat. Lewat Athletics Challenge, kami memfasilitasi mereka agar mengenal fondasi atletik lewat cara yang kompetitif namun tetap menyenangkan," ujarnya.

Dalam penyelenggaraan tahun ini terdapat lima kelompok usia, yakni KU 8, KU 10, KU 12, KU 15 dan KU 18, serta 23 nomor cabang olahraga yang diperlombakan.

Antara lain, lari 40 meter, lari 60 meter, lari 80 meter, lari 100 meter, lari 400 meter, lari 800 meter, lari 1.000 meter, lari 1.500 meter, jalan cepat 2.000 meter, jalan cepat 3.000 meter, lari estafet 8 x 50 meter mixed, lari estafet 5 x 80 meter, lari estafet 4 x 100 meter, lari estafet 4 x 400 meter mixed, Kanga’s Escape, Formula 1, Frog Jump, Turbo Throw, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi, lempar lembing, dan lempar cakram.

Sementara juara umum KU-10 Mi NU Imaduddin Hadiwarno A, juara umum KU-12 SD Unggulan Muslimat NU, sedangkan juara umum KU-18 SMA NU Al'Maruf Kudus.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.