Muhammadiyah Barito Utara dan Polres perkuat sinergi keamanan dan keselamatan warga
Muhammadiyah Barito Utara dan Polres perkuat sinergi keamanan dan keselamatan warga
Selasa, 15 September 2026 19:50 WIB
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barito Utara, Dr. Rakhmat Muratni didampingi Sekretaris PD Muhammadiyah setempat Dadang Ma'Mun dan pengurus lainnya menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Barito Utara yang baru, AKBP Irnanda Oktora di Muara Teweh, Selasa (15/9/2026). ANTARA/HO-PD Muhammadiyah Barito Utara
Muara Teweh (ANTARA) - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Barito Utara dan Polres setempat memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan Muhammadiyah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.
"Muhammadiyah terbuka untuk membangun kerja sama dengan Polres Barito Utara, khususnya dalam berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," kata Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barito Utara, Dr. Rakhmat Muratni di Muara Teweh, Selasa.
Hal itu disampaikan Rakhmat usai menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Barito Utara yang baru, AKBP Irnanda Oktora, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan Muhammadiyah.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, AKBP Irnanda Oktora memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmennya dalam menjalankan amanah sebagai Kapolres Barito Utara.
Menurut Rakhmat, selain mempererat silaturahmi, kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk memohon dukungan dan doa dari keluarga besar Muhammadiyah Barito Utara agar tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barito Utara menyambut dengan tangan terbuka kehadiran Bapak Kapolres. Insya Allah, sekecil apa pun dukungan yang dapat kami berikan untuk membantu tugas beliau dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat, kami siap mendukung,” ujar Rakhmat Muratni.
Menurutnya, keamanan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dibutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai dan kondusif.
Hubungan Polres dan Muhammadiyah Telah Terjalin Baik
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barito Utara Dadang Ma’mun menambahkan hubungan antara Polres Barito Utara dan Muhammadiyah selama ini telah berjalan dengan baik dan saling mendukung dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Selama ini hubungan Polres Barito Utara dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barito Utara terjalin sangat baik. Komunikasi dan sinergi yang sudah terbentuk tentu harus kita pertahankan, bahkan kita tingkatkan. Muhammadiyah siap menjadi mitra dalam berbagai ikhtiar yang bertujuan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkap Dadang.
Ia mencontohkan salah satu bentuk manfaat yang telah dirasakan oleh lingkungan pendidikan Muhammadiyah, yakni SMP IT Muhammadiyah Muara Teweh yang menjadi salah satu penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur MBG Polres Barito Utara.
Berdasarkan laporan Kepala SMP IT Muhammadiyah Muara Teweh kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barito Utara, pelaksanaan program tersebut memberikan dampak positif bagi para siswa.
“Dari laporan kepala sekolah yang kami terima, selama siswa mendapatkan program MBG terdapat dampak positif yang dirasakan, terutama dalam mendukung kondisi kesehatan dan konsentrasi siswa selama mengikuti kegiatan belajar. Bagi kami, program seperti ini bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi merupakan bagian dari investasi terhadap kesehatan dan kualitas generasi muda,” jelas Dadang.
PDM Barito Utara berharap program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat seperti ini dapat terus berjalan dan semakin luas manfaatnya.
Dorong Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga memiliki semangat yang sama untuk semakin meningkatkan kerja sama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, termasuk keluarga besar Muhammadiyah di Barito Utara.
Salah satu perhatian yang didorong adalah peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. PDM Barito Utara berharap ke depan dapat dibangun gerakan bersama untuk menghentikan normalisasi berkendara tanpa helm saat melaksanakan Shalat Jumat.
Menurut Dadang, kebiasaan berkendara tanpa helm dengan alasan jarak dekat ataupun hanya menuju masjid perlu diubah melalui pendekatan edukatif dan keteladanan.
“Keselamatan tidak mengenal jarak dekat atau jauh. Helm bukan sekadar untuk menghindari penindakan, tetapi merupakan perlindungan bagi diri kita sendiri. Karena itu, kami berharap komitmen stop normalisasi tidak memakai helm saat Shalat Jumat dapat kita dorong bersama. Berangkat beribadah tentu harus dibarengi dengan ikhtiar menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi gerakan kesadaran bersama, khususnya di lingkungan Muhammadiyah, bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian dari tanggung jawab sosial untuk melindungi diri, keluarga, dan sesama pengguna jalan.
Pertemuan ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjaga komunikasi serta memperkuat kolaborasi antara Polres Barito Utara dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barito Utara.
Silaturahmi tersebut sekaligus menegaskan bahwa menciptakan Barito Utara yang aman, tertib, sehat dan nyaman tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kolaborasi antara aparat keamanan, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.