kingsheadwye.com

Netflix Siapkan PHK 800 Karyawan, Ada Apa dengan Raksasa Streaming Ini?

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Jakarta, VIVA – Netflix dikabarkan bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 5 persen karyawannya. Rencana tersebut disebut menjadi bagian dari restrukturisasi besar di perusahaan layanan streaming tersebut dan berpotensi diumumkan dalam waktu dekat.

Baca Juga

Laporan Puck News, yang mengutip sumber anonim, menyebut pemangkasan tenaga kerja itu diumumkan paling cepat pekan ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, belum diketahui departemen mana yang akan paling terdampak. Juru bicara Netflix menolak memberikan komentar mengenai laporan tersebut.

Baca Juga

Jika rencana itu benar-benar terealisasi, sekitar 800 pekerjaan berpotensi dipangkas. Angka tersebut mengacu pada jumlah karyawan penuh waktu Netflix yang mencapai sekitar 16.000 orang hingga akhir 2025. 

Sekitar 68 persen atau 10.900 karyawan perusahaan tersebut berada di Amerika Serikat dan Kanada per Desember tahun itu.

Baca Juga

Rencana PHK ini muncul setelah Netflix melakukan sejumlah pengurangan tenaga kerja dalam beberapa tahun terakhir. Gelombang PHK besar terakhir terjadi pada 2022, ketika perusahaan memangkas sekitar 450 karyawan setelah jumlah pelanggan berbayarnya turun 200.000 pada kuartal pertama tahun tersebut. 

Penurunan itu menjadi yang pertama dalam lebih dari satu dekade. Pada 2026, Netflix juga memangkas sejumlah posisi dalam tim produk globalnya. Namun, laporan terbaru mengenai pengurangan sekitar 5 persen tenaga kerja berpotensi menjadi langkah restrukturisasi yang lebih besar dibandingkan pemangkasan dalam skala kecil sebelumnya.

Di sisi lain, manajemen Netflix menyatakan perusahaan masih mencatat pertumbuhan pendapatan. Co-CEO Netflix Ted Sarandos, dalam konferensi Bloomberg Screentime di Los Angeles bulan lalu, mengatakan pendapatan perusahaan pada kuartal II 2026 tumbuh dua digit di setiap wilayah geografis.

Meski demikian, Sarandos mengakui perusahaan ingin mempercepat laju pertumbuhannya. “Ya, secara keseluruhan, pertumbuhan kami belum secepat yang saya inginkan, dan kami sedang berupaya untuk mempercepatnya,” kata Sarandos, dikutip dari Variety, Senin (12/10/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyoroti keterlibatan pengguna yang tumbuh lebih lambat. Sepanjang paruh pertama 2026, tingkat keterlibatan pengguna Netflix tercatat naik 2 persen secara tahunan. Menurut Sarandos, sejumlah program baru, termasuk siaran langsung, turut memengaruhi angka tersebut karena kontribusinya terhadap jumlah tontonan belum sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.

“Artinya, ketika kami menayangkan program siaran langsung di Netflix, yang merupakan hal relatif baru, kami menghabiskan sekitar 5 persen dari anggaran konten untuk acara langsung. Acara tersebut menghasilkan sekitar 1 persen dari total waktu menonton,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Pada kuartal II 2026, Netflix membukukan kinerja keuangan yang sejalan dengan perkiraan Wall Street. Namun, proyeksi pendapatan untuk kuartal III berada di bawah ekspektasi analis sehingga menekan harga saham perusahaan.