kingsheadwye.com

OJK Cirebon memperkuat inklusi keuangan melalui Desa EKI Jagara - ANTARA News Jawa Barat

Kuningan (ANTARA) - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon memperkuat inklusi keuangan masyarakat desa melalui penetapan Desa Jagara di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI).

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib di Kuningan, Senin, mengatakan Desa EKI menjadi wadah untuk memperluas jangkauan layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memilih dan menggunakan produk jasa keuangan.

Keberadaan ekosistem tersebut, kata dia, perlu memastikan akses keuangan berjalan seiring dengan peningkatan literasi, sehingga masyarakat tidak sekadar memperoleh layanan, tetapi mampu memanfaatkannya sesuai kebutuhan dan kemampuan.

“Yang kita bangun adalah ekosistem, bagaimana masyarakat memiliki literasi yang baik, mendapatkan akses terhadap layanan keuangan yang sesuai dan mampu memanfaatkannya untuk kegiatan ekonomi produktif,” ujar dia.

Ia mengatakan Desa Jagara memiliki sejumlah modal ekonomi yang dapat dikembangkan karena terdapat kegiatan pariwisata, BUMDes, UMKM, perdagangan, kuliner dan berbagai usaha yang dijalankan masyarakat.

“Di Jagara sudah ada potensi wisata, BUMDes, UMKM dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ini yang kemudian kita perkuat dengan ekosistem keuangan, sehingga potensi yang sudah ada dapat berkembang lebih optimal,” katanya.

Ia menjelaskan penguatan Desa EKI antara lain dilakukan melalui edukasi keuangan dan product matching, yaitu mempertemukan kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha dengan produk dan layanan jasa keuangan yang relevan.

Pihaknya optimistis melalui pendekatan tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh informasi mengenai layanan transaksi, tabungan dan pembiayaan, sedangkan masyarakat mendapatkan pengetahuan untuk mengatur pendapatan, memenuhi kebutuhan dan mengambil keputusan keuangan secara lebih terukur, kata Agus.

“Jagara memiliki peluang ekonomi yang cukup besar karena menjadi salah satu desa penyangga Waduk Darma. Keberadaan kawasan wisata tersebut membuka kesempatan bagi warga untuk mengembangkan usaha yang melayani wisatawan maupun masyarakat sekitar,” ujar dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan keberadaan desa penyangga di Waduk Darma menjadi penting agar kegiatan pariwisata memberikan dampak ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat di sekitar destinasi.

Ia menegaskan pemerintah, OJK, industri jasa keuangan dan pelaku usaha akan melanjutkan penguatan Desa EKI Jagara melalui peningkatan literasi, perluasan akses layanan keuangan formal serta pemanfaatan produk jasa keuangan secara tepat dan aman.

“Pariwisata bukan hanya bagaimana orang datang, tetapi bagaimana ketika orang datang ada nilai ekonomi yang tinggal di desa dan dirasakan masyarakat,” katanya.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.