OpenAI luncurkan perangkat keras pertama Codex Micro
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan riset dan penerapan AI, OpenAI resmi memasuki bisnis perangkat keras (hardware) dengan meluncurkan Codex Micro, sebuah keypad pintar yang dirancang untuk memudahkan pengembang mengendalikan agen kecerdasan buatan (AI) pada platform Codex.
Melansir dari laman Gizmochina pada Jumat (17/7) waktu setempat, perangkat tersebut dikembangkan bersama produsen keyboard mekanis Work Louder dan telah dibuka untuk pemesanan awal (pre-order).
Codex Micro merupakan keypad makro yang dapat diprogram untuk mempercepat interaksi pengguna dengan agen AI di platform Codex. Perangkat ini dibekali 13 tombol mekanis, termasuk enam tombol Agent Keys yang menampilkan status agen AI melalui indikator warna.
Baca juga: Microsoft gunakan model AI sendiri untuk menekan biaya
Pengguna juga dapat mengatur fungsi tombol Command Keys untuk berbagai perintah, seperti menerima atau menolak rekomendasi kode, memulai percakapan baru, mengaktifkan masukan suara, hingga berpindah antar-tugas.
Selain itu, Codex Micro dilengkapi kenop putar (rotary dial) yang dapat digunakan untuk mengatur tingkat penalaran AI serta joystick yang dapat diprogram untuk menjalankan alur kerja tertentu, seperti proses debugging maupun refactoring kode.
OpenAI menyertakan 32 keycap yang dapat dipertukarkan sehingga pengguna dapat menyesuaikan pintasan sesuai kebutuhan. Perangkat tersebut mendukung konektivitas Bluetooth dan USB-C serta kompatibel dengan komputer berbasis Windows maupun macOS.
Menurut OpenAI, Codex Micro dirancang untuk pengguna yang mengandalkan Codex dalam pekerjaan sehari-hari, terutama setelah platform tersebut dikembangkan dari sekadar asisten pemrograman menjadi alat produktivitas berbasis AI yang lebih luas.
Codex Micro dipasarkan dengan harga 230 dolar AS atau sekitar Rp3,7 juta dan untuk sementara tersedia dalam jumlah terbatas melalui OpenAI dan Work Louder.
Peluncuran Codex Micro menandai produk perangkat keras komersial pertama OpenAI. Namun, perangkat tersebut berbeda dari perangkat AI portabel tanpa layar yang sebelumnya ramai diberitakan tengah dikembangkan perusahaan.
Laporan Bloomberg menyebut OpenAI masih mengembangkan perangkat AI portabel bersama perusahaan rintisan io Products yang didirikan mantan kepala desain Apple, Jony Ive. Perangkat tersebut diperkirakan akan hadir pada masa mendatang dengan kemampuan AI percakapan, kendali perangkat rumah pintar, hingga pemutaran media.
Baca juga: OpenAI akan kembangkan superapp gabungan ChatGPT, Codex, Atlas Browser
Baca juga: OpenAI luncurkan Codex, agen AI khusus untuk pemrograman
Baca juga: Perangkat keras pertama OpenAI dilaporkan sebagai asisten rumah pintar
Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.