Panen Raya TNI, Prabowo tekankan ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementan - ANTARA News Megapolitan
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam acara panen raya bersama TNI di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, menyatakan ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian.
Alasannya, Prabowo menjelaskan ketahanan pangan menyangkut hajat hidup seluruh rakyat sehingga untuk mewujudkannya pun harus dilakukan melalui gerakan nasional.
"Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya panen raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa," kata Presiden Prabowo di hadapan para pejabat negara, perwakilan petani, dan perwakilan asosiasi pengusaha pertanian di Lanud Abdulrachman Saleh.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo mengingat kembali momen panen raya jagung yang digerakkan oleh Polri 2 bulan lalu. Kemudian, pada hari ini, tiga matra TNI, yaitu TNI Angkatan Darat dengan lahan binaan padi, TNI Angkatan Laut dengan lahan binaan kedelai, dan TNI Angkatan Udara yang mendampingi para petani tebu, juga menggelar panen raya serentak di 43 lokasi, yang merupakan markas-markas dan lahan-lahan binaan tiga matra TNI.
Baca juga: Presiden Prabowo tegaskan tak beri toleransi pejabat yang rugikan rakyat
"Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat," ujar Presiden.
Oleh karena itu, dalam pidato yang sama, Presiden Prabowo pun meminta TNI dan Polri tak terlalu ambil pusing ketika mereka dikritik sejumlah pihak karena ikut membantu program ketahanan pangan pemerintah. Menurut Presiden, ketahanan pangan merupakan bagian dari mengatasi kesulitan rakyat. Terlebih di tengah situasi geopolitik dunia yang serba tidak pasti, membangun ketahanan pangan dan kemandirian pangan menjadi hal yang krusial untuk keselamatan bangsa.
"Gak usah terlalu (memikirkan, red.) apalah ini prosedur, ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung, enggak. Ini Indonesia. TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat," kata Presiden Prabowo kepada jajaran petinggi TNI dan Polri.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.