Pangdam XVII sebut situasi keamanan di Papua Pegunungan secara umum baik
Pangdam XVII sebut situasi keamanan di Papua Pegunungan secara umum baik
Jumat, 24 Juli 2026 15:45 WIB
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan terkait situasi keamanan secara umum di Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi.
Wamena (ANTARA) - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyatakan bahwa situasi keamanan di Papua Pegunungan (Papeg) secara umum sudah baik.
“Secara umum kami memastikan situasi di wilayah Papua Pegunungan cukup baik hanya sedikit dinamika yang terjadi di Kabupaten Yahukimo,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat.
Menurut dia, meski situasi agak sedikit kurang kondusif di Kabupaten Yahukimo tetapi Komando Operasi (Koops) TNI Habema telah mengambil langkah-langkah untuk menjaga situasi keamanan di daerah itu.
“Kawan-kawan dari Koops TNI juga mengambil langkah untuk melakukan tindakan-tindakan untuk dapat menjaga situasi lebih kondusif di Kabupaten Yahukimo,” ujarnya.
Sementara itu, Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga mengatakan pihaknya terus melakukan pengamanan di wilayah Kabupaten Yahukimo untuk memastikan seluruh warga negara di daerah itu dapat merasa aman dan nyaman.
“Kami terus melakukan pengamanan, pendekatan-pendekatan sosial dengan warga di Kabupaten Yahukimo supaya dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan kenyamanan,” katanya.
Dia menambahkan terkait penembakan terhadap tiga warga sipil orang asli Papua (OAP) yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Kabupaten Yahukimo, saat ini pihaknya sedang berupaya melakukan evakuasi terhadap korban tersebut.
“Saat ini (aparat) sedang berupaya melakukan proses evakuasi, kami berharap doanya supaya jenazah korban KKB segera ditemukan dan dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026