Panjat Tebing Indonesia Dapat Dukungan Pemerintah, Bidik Emas Asian Games dan Olimpiade 2028
Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:39 WIB
Jakarta, VIVA – Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka disebut terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga panjat tebing Indonesia. Dukungan tersebut mencakup program pembinaan atlet jangka panjang yang diproyeksikan menjadi fondasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Baca Juga
Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Wahyu Pristiawan Buntoro, mengatakan dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet nasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut dia, FPTI sejak awal berkomitmen untuk terus mengembangkan panjat tebing terlepas dari pemerintahan yang sedang berkuasa.
Baca Juga
"Siapapun rezim yang sedang memimpin pemerintahan, tidak ada satu alasan pun untuk tidak mendukung olahraga panjat tebing," kata Pristiawan, Jumat, (2/10/26).
Dukungan tersebut menjadi penting karena FPTI tengah menjalankan program pembinaan jangka panjang untuk menyiapkan atlet menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Para atlet tidak hanya dipersiapkan untuk mengejar prestasi dalam waktu dekat, tetapi juga menjalani proses pembinaan berkelanjutan untuk menghadapi persaingan internasional.
Baca Juga
Pristiawan mengungkapkan, program pembinaan sempat menghadapi kendala pada awal 2026 akibat kebijakan efisiensi anggaran. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama.
Pendanaan untuk program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang kembali berjalan sejak pertengahan Agustus 2026. Dengan demikian, FPTI dapat kembali menjalankan program yang telah disusun untuk persiapan menuju Olimpiade 2028.
"Pendanaan untuk program tersebut kembali berjalan secara semestinya sejak pertengahan Agustus 2026," ujarnya.
Program pelatnas jangka panjang menjadi bagian dari strategi FPTI untuk memberikan waktu pembinaan yang cukup kepada atlet. Hal itu dinilai penting mengingat persaingan untuk mendapatkan tiket Olimpiade 2028 akan semakin ketat.
FPTI memproyeksikan 2027 sebagai tahun penting karena para atlet akan mulai menghadapi rangkaian kualifikasi Olimpiade. Karena itu, pembinaan sejak jauh hari diperlukan agar atlet memiliki kesiapan teknis dan pengalaman bertanding yang memadai.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain mengejar tiket dan prestasi di Olimpiade Los Angeles, program tersebut juga diarahkan untuk menjaga regenerasi atlet panjat tebing Indonesia. FPTI ingin memastikan munculnya atlet-atlet baru yang mampu mempertahankan posisi Indonesia di level dunia.
Sebelum mengarahkan fokus sepenuhnya ke Los Angeles 2028, FPTI juga telah menyiapkan target pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Federasi menargetkan Indonesia mampu meraih dua medali emas dari cabang panjat tebing.
Halaman Selanjutnya
Dua peluang emas tersebut diharapkan datang dari nomor speed dan lead. Target itu menjadi bagian dari rangkaian pembuktian bahwa pembinaan panjat tebing Indonesia mampu menghasilkan prestasi di level Asia sekaligus menjadi modal untuk menghadapi agenda yang lebih besar.