kingsheadwye.com

PBD optimalkan pembentukan KDMP sesuai kondisi kampung - ANTARA News Papua Tengah

Sorong (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya mengoptimalkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KMP) dengan menyesuaikan kondisi dan karakteristik masing-masing kampung, termasuk mempertimbangkan jumlah penduduk di wilayah yang berdekatan.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu di Sorong, Senin, mengatakan pembentukan koperasi tidak harus dilakukan di setiap kampung apabila jumlah penduduknya relatif sedikit.

Menurut dia, sejumlah kampung yang berdekatan dimungkinkan bergabung dalam satu koperasi agar pengelolaannya lebih efektif dan berkelanjutan.

"Dari target 1.013 koperasi, saat ini sudah ada 36 koperasi yang selesai dibangun dan siap beroperasi. Selain itu, terdapat puluhan koperasi yang masih dalam tahap penyelesaian pembangunan," katanya.

Menurut Elisa, penyesuaian jumlah koperasi masih akan dibahas bersama pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaannya sesuai dengan kebijakan nasional.

Ia menjelaskan opsi penggabungan koperasi menjadi salah satu solusi untuk memastikan koperasi yang dibentuk memiliki basis anggota yang memadai, sehingga mampu menjalankan kegiatan usaha secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Kampung-kampung yang letaknya berdekatan dengan jumlah penduduk sedikit kemungkinan bisa digabung menjadi satu koperasi. Hal ini masih akan didiskusikan bersama," ujar dia.

Elisa mengatakan pembahasan mengenai skema pembentukan koperasi juga telah dilakukan dalam pertemuan dengan Menteri Koperasi.

Dalam pertemuan tersebut, kata dia, pemerintah daerah dan pemerintah pusat membahas strategi menggerakkan koperasi agar menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Menurut dia, pemerintah tidak menginginkan koperasi hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam atau penyedia kebutuhan pokok.

"Ke depan, koperasi diharapkan berkembang menjadi badan usaha yang mampu mengelola potensi ekonomi daerah," ujar dia.

Menurut dia, koperasi harus menjadi badan usaha yang produktif. Orientasinya tidak hanya simpan pinjam atau sembako, tetapi juga dapat mengelola potensi sumber daya alam, sektor perikanan, pertanian, perkebunan hingga peluang usaha lainnya sesuai potensi masing-masing daerah.

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan koperasi menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi kampung, membuka lapangan kerja, memperluas akses permodalan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan Kementerian Koperasi guna memastikan pembentukan Koperasi Merah Putih berjalan sesuai ketentuan serta mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi di tingkat kampung," katanya.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.