kingsheadwye.com

Pemerintah Inggris Harap Premier League Segera Selesaikan Kasus Man City

Jakarta -

Manchester City dinyatakan bersalah untuk nyaris seluruh pelanggaran yang didakwakan. Tapi prosesnya diyakini masih akan sangat panjang.

Man City baru saja dinyatakan bersalah atas 114 dakwaan terkait kasus pelanggaran aturan financial fair play. Mereka hanya lolos dari satu dakwaan.

Belum diputuskan apa hukuman yang akan dijatuhkan buat klub yang mendominasi Liga Inggris dalam satu dasawarsa terakhir itu. Tapi ancamannya adalah degradasi, pengurangan poin, hingga denda yang amat besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dampak dari situasi ini adalah sejumlah klub mulai meninjau kompensasi dari status hukum Manchester City. Sebab kasus ini, yang pelanggarannya terjadi dari 2009 hingga 2018, memang skala dan dampaknya luar biasa besar jika ditelaah lebih dalam.

Christian Purslow, yang pernah menjabat sebagai eksekutif di Liverpool, Chelsea, dan Aston Villa, menilai semua klub Premier League di periode pelanggaran itu pantas menghitung kerugiannya. Sebab bukan cuma tim yang kalah dari Man City di persaingan juara yang rugi, tim-tim yang terlempar dari empat besar atau kompetisi Eropa, juga yang terdegradasi, kehilangan potensi uang bernilai besar.

Lebih dari itu, status Man City saat ini juga dirasa akan bikin tim-tim lain resah menanti. Lebih cepat hukuman ditegakkan, maka lebih baik buat iklim sepakbola di Premier League.

Di lain sisi, prosesnya diperkirakan masih akan panjang karena masih akan ada banding dari Man City.

"Saya rasa sebagian besar penggemar sepakbola akan merasa bahwa ini bukan momen bagus buat sepakbola secara keseluruhan dan saya rasa para pendukung Manchester City akan merasa sangat, sangat cemas dengan apa yang terjadi berikutnya," ungkap Menteri Digital, Budaya, Media, dan Olahraga Inggris Lisa Nandy dikutip BBC.

"Ini situasi yang sangat meresahkan buat para penggemar sepakbola dan saya harap ini bisa diselesaikan secepat mungkin. Saya pastinya akan memantau secara cermat apa hasil dari ini, tapi kita memang tak bisa menerapkan aturan-aturan ini ke Premier League."

"Mereka harus melakukannya sendiri dan bakal harus menyelesaikannya secepat mungkin, bukan hanya demi Manchester City melainkan juga demi sepakbola," imbuhnya.

(raw/raw)


Lihat lebih banyak