kingsheadwye.com

Pemkab Batang fasilitasi layanan perpusda untuk membangun kesadaran publik

Pemkab Batang fasilitasi layanan perpusda untuk membangun kesadaran publik

Senin, 14 September 2026 16:57 WIB

Image Print

Bupati Batang Faiz Kurniawan bersama Bunda Literasi Faelasufa berfoto bersama pada acara Festival Literasi di Batang, Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Batang

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memfasilitasi tempat pusat layanan perpustakaan daerah yang reprsentatif untuk membangun kesadaran publik gemar membaca.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Senin, mengatakan bahwa penataan infrastruktur yang menunjang kualitas sumber daya manusia (SDM) kini menjadi salah satu prioritas utama program pemerintah daerah.

"Setelah fokus pada sektor pariwisata, fasilitas pendidikan dan literasi seperti perpustakaan daerah harus segera ditingkatkan kualitasnya. Ke depan kita sudah mulai fokus bagaimana menyediakan infrastruktur yang menunjang sumber daya manusia khususnya tempat perpustakaan yang lebih representatif dan lebih layak," katanya.

Menurut dia, keberadaan fisik gedung perpustakaan yang representatif bukan sekadar bangunan biasa melainkan memiliki nilai simbolis yang kuat untuk membangun kesadaran publik.

"Gedung tersebut akan menjadi bukti komitmen daerah dalam menyiapkan masyarakat menghadapi tantangan masa depan melalui literasi. Ini sebagai simbol dan juga sebagai sebuah awareness (kesadaran) pada masyarakat bahwa daerah ini siap memulai peningkatan sumber daya manusia," katanya.

Ia mengatakan untuk mewujudkan gedung perpustakaan yang benar-benar optimal dan fokus pada pelayanan publik, pihaknya akan memindahkan seluruh aktivitas perkantoran aparatur sipil negara menempati Grha Pustaloka.

"Jadi untuk perpustakaan nanti, aparatur sipil negara berkantornya pindah ke Gedung Arsip," katanya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang Budiono mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti rencana tersebut melalui penataan ulang dan pembenahan fisik gedung secara bertahap.

"Tadi sudah disampaikan dan disetujui Pak Bupati. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, step by step infrastrukturnya kita tata dulu, baru nanti penataan interior," katanya.

Ia mengatakan konsep baru Grha Pustaloka nantinya akan dilengkapi ruang berkumpul dan berkreasi anak muda serta mengintegrasikan layanan dari instansi sektoral seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pusat Statistik (BPS).

"Jadi nanti suasananya bisa lebih cocok dengan anak muda sehingga bisa lebih nyaman untuk generasi muda," katanya.

Baca juga: Pemkab Batang lakukan analisa penyebab kebakaran TPA Randukuning

Pewarta: Kutnadi
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.