kingsheadwye.com

Pemkab-Baznas Kulon Progo salurkan bantuan rumah layak huni

Pemkab-Baznas Kulon Progo salurkan bantuan rumah layak huni

Rabu, 7 Oktober 2026 06:30 WIB

Image Print

Penyerahan bantuan rumah layak huni dipusatkan di Pedukuhan Krebet, Kalurahan Gotakan, Kapanewon Panjatan. ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo

Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) senilai Rp440 juta untuk 22 keluarga penerima manfaat di wilayah ini.

Bantuan stimulan sebesar Rp20 juta per unit tersebut disalurkan secara serentak bagi masyarakat skala prioritas desil 1 dan desil 2 yang tersebar di Kapanewon Galur, Panjatan, dan Wates.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Kabupaten Kulon Progo Aspiyah, di Kulon Progo, Selasa, mengatakan program ini bertujuan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan mendasar bagi para penerima manfaat.

"Rehabilitasi sosial ini didukung sepenuhnya oleh warga sekitar melalui gotong royong yang didasari rasa kesetiakawanan dan kepedulian. Rumah yang layak huni tidak harus bagus atau mewah, yang penting atapnya tidak bocor saat hujan, tidak kepanasan, dan kokoh jika terkena angin kencang, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman," kata Aspiyah saat penyerahan bantuan secara simbolis dipusatkan di Pedukuhan Krebet, Kelurahan Gotakan, Kapanewon (Kecamatan) Panjatan.

"Penerima manfaat diharapkan dapat merawat hunian tersebut untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan keluarga," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kulon Progo Ridwan Usman menjelaskan pelaksanaan program RLHB mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2015 dan Surat Edaran Bupati Nomor 695 Tahun 2026.

Penentuan penerima manfaat dilakukan melalui pendataan ketat dari tingkat kelurahan hingga validasi tim kabupaten.

"Tujuan dari program RLHB ini adalah untuk meningkatkan status sosial saudara-saudara kita yang belum beruntung serta menyediakan hunian yang layak dan sehat. Pelaksanaan di lapangan wajib mengedepankan prinsip kesetiakawanan sosial, gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas," ujar Ridwan.

Salah satu penerima manfaat asal Pedukuhan Krebet, Adit Meika Gunawan, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya untuk memperbaiki kediamannya.

"Saya sangat bahagia, senang, dan bersyukur karena dapat mewujudkan rumah layak huni untuk keluarga saya melalui bantuan ini," kata Adit.

Penyaluran bantuan tersebut juga ditandai dengan aksi gotong royong pembongkaran atap rumah bersama jajaran kecamatan, Polsek, Koramil, dan warga setempat.

Pewarta : Sutarmi
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026