kingsheadwye.com

Pemkab-Baznas Sumenep rehab 66 RTLH - ANTARA News Jawa Timur

Madura Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat melakukan perbaikan 66 rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga miskin dan kurang mampu di wilayah itu.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Sumenep, Selasa, mengatakan program itu bentuk komitmen Pemkab Sumenep bersama Baznas dalam menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Rumah yang layak bukan hanya menjadi tempat berteduh, tetapi menjadi fondasi dalam membangun keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera, sehingga para penerima memanfaatkan sekaligus merawatnya dengan baik," katanya di sela-sela menyerahkan bantuan rumah layak huni di Kecamatan Lenteng dan Ganding.

Pemerintah daerah bersama Baznas memprogramkan perbaikan rumah itu, sebagai salah satu upaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni, dalam rangka mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumenep.

"Para penerima manfaat hendaknya memiliki semangat untuk bekerja dan berusaha meningkatkan taraf ekonomi keluarganya, karena bantuan ini menjadi motivasi agar masyarakat semakin mandiri dan sejahtera," katanya.

Pemerintah daerah bersama Baznas hadir melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, namun keberhasilan program membutuhkan partisipasi masyarakat, untuk menjaga hasil pembangunan dan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya memperluas cakupan program perbaikan rumah tidak layak huni sesuai kemampuan anggaran daerah, supaya semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya.

"Kami berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, meningkatkan kualitas permukiman, serta mewujudkan kehidupan yang lebih layak dan sejahtera bagi masyarakat," katanya.

Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Rahman mengatakan bantuan itu untuk  empat rumah yang penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh bupati untuk satu unit rumah sebesar dua puluh juta rupiah.

"Kami mulai Januari hingga Juni 2026 telah menyalurkan dana untuk RTLH sebanyak 66 rumah milik warga kurang mampu, sebagai bagian dari upaya menghadirkan hunian yang lebih aman, nyaman, sehat, dan layak," katanya.

Selama periode Januari hingga Juni 2026 telah merehabilitasi 66 rumah dengan total anggaran mencapai Rp1 miliar lebih.

Rinciannya pada Januari sebanyak 13 unit, Februari 15 unit, Maret 5 unit, April 14 unit, Mei 10 unit, dan pada Juni 2026 sebanyak  9 unit.

Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.