Pemkab Kulon Progo kerja sama strategis dengan UGM memperkuat pembangunan
Pemkab Kulon Progo kerja sama strategis dengan UGM memperkuat pembangunan
Jumat, 25 September 2026 22:03 WIB
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan bersama Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Danang Sri Hadmoko bahas kerja sama pembangunan di Kulon Progo. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo)
Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperpanjang kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) guna memperkuat pembangunan daerah berbasis riset terapan dan inovasi potensi lokal.
Kesepakatan tersebut ditandai melalui Penandatanganan Kesepakatan Bersama oleh Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dan Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Danang Sri Hadmoko di Kantor Pusat UGM, Sleman, Jumat.
"Perpanjangan kerja sama tersebut menjadi payung hukum resmi untuk menjaga keberlanjutan berbagai program pendampingan dan pembangunan di lapangan yang selama ini telah berjalan," kata Bupati Kulon Progo Agung Setyawan di Kulon Progo, Jumat.
Ia mengatakan kemitraan berfokus pada pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup pengkajian produk unggulan daerah, riset promosi investasi dan pariwisata, hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa, kopi Menoreh, cabai, bawang merah, dan gula semut, hingga penguatan badan usaha milik kalurahan (BUMKal).
"MoU ini adalah langkah administratif untuk perpanjangan kerja sama yang sebetulnya secara de facto kerja sama antara UGM dengan Pemda Kulon Progo itu terus bergulir," katanya.
Ia menegaskan komitmen Pemkab Kulon Progo untuk mendorong peningkatan kualitas produk komoditas pertanian dan UMKM lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu menembus pasar modern.
"Agar pemanfaatan hasil petani-petani lokal ini benar-benar naik kelas, bukan sekadar hasil pertanian yang harganya di bawah, tetapi dapat masuk ke ekosistem yang memasok bahan pangan berkualitas di berbagai sektor," kata Agung.
Sementara itu, Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Danang Sri Hadmoko menyambut baik keberlanjutan kemitraan tersebut dan menekankan ikatan historis yang erat antara UGM dan Kabupaten Kulon Progo.
"Kami dengan Kabupaten Kulon Progo tidak bisa dipisahkan, baik dari sisi sejarah maupun kerja sama yang sudah melembaga sejak lama. Fokus utama saat ini adalah memastikan kerja sama betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat lokal, terutama menggerakkan ekonomi," kata Danang Sri Hadmoko.
Salah satu poin penting dalam ruang lingkup kerja sama tersebut yakni optimalisasi keberadaan Gedung Field Research Center (FRC) UGM di Wates, Kulon Progo.
Fasilitas tersebut difungsikan sebagai laboratorium riset lapangan, pusat pelatihan masyarakat dan petani milenial, serta sarana kegiatan perkuliahan berbasis praktik bagi mahasiswa guna mengakselerasi perekonomian daerah.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026