kingsheadwye.com

Pemkab Kupang menyalurkan bantuan guna tingkatkan produktivitas petani

Pemkab Kupang menyalurkan bantuan guna tingkatkan produktivitas petani

Selasa, 20 Oktober 2026 14:59 WIB

Image Print

Bupati Kupang Yosef Lede bersama DPRD menyerahkan bantuan alsintan dan benih kepada kelompok tani di Kabupaten Kupang, NTT. ANTARA/HO-Pemkab Kupang

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), sarana produksi, serta benih untuk mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan petani.

“Bantuan ini adalah berkat yang harus diterima dan dikelola dengan baik. Saya bersama pimpinan dan anggota DPRD terus berjuang agar bantuan dari pemerintah pusat dapat masuk ke Kabupaten Kupang dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Bupati Kupang Yosef Lede di Kupang, Selasa.

Dia menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor unggulan yang berperan penting dalam mewujudkan visi pembangunan Menuju Kabupaten Kupang Emas. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan dukungan bagi petani, termasuk melalui perjuangan memperoleh bantuan dari pemerintah pusat.

Ia menjelaskan bahwa bantuan pertanian yang disalurkan saat ini merupakan bagian dari alokasi yang diperjuangkan pemerintah daerah bersama DPRD. Penyalurannya dilakukan secara bertahap karena kebutuhan petani masih cukup besar dan belum seluruhnya dapat dipenuhi dalam satu waktu.

Yosef juga menyoroti kondisi cuaca panas berkepanjangan yang berpotensi memengaruhi kegiatan pertanian. Oleh sebab itu, bantuan pompa air diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengairan lahan dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia, seperti sumur dan aliran sungai, sesuai kondisi masing-masing wilayah.

“Saya minta bantuan ini benar-benar digunakan untuk mendukung usaha pertanian. Kalau mendapat pompa air, gunakan untuk mengairi lahan. Benih jagung dan padi harus ditanam, sedangkan bantuan lainnya juga harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Jangan disimpan atau dijual, tetapi gunakan agar menghasilkan dan meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah menginginkan bantuan yang diberikan mampu mendorong petani mengelola lahan secara produktif, meningkatkan hasil pertanian, serta memperoleh pendapatan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga, pendidikan anak, dan pembangunan rumah.

“Kalau alatnya rusak, sampaikan kepada pemerintah. Yang penting alat itu digunakan dan lahan-lahan yang ada dikelola dengan baik. Jangan sampai bantuan hanya disimpan karena takut rusak. Lebih baik digunakan untuk bekerja dan menghasilkan sesuatu bagi petani,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Sofia de Haan menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian perlu terus diperkuat karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan, kemandirian pangan, dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami di DPRD mendukung upaya pemerintah daerah agar berbagai bantuan dapat sampai ke tangan petani, nelayan, dan peternak. Kolaborasi ini penting demi kemajuan masyarakat Kabupaten Kupang,” ujarnya.

Ia berharap pemanfaatan bantuan tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Kupang. Menurutnya, selain dukungan pemerintah, kemauan dan kerja keras petani juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 50 unit pompa air, satu unit alat pengering jahe, tiga unit tandon air untuk petani tembakau, dua unit mesin pembuat Virgin Coconut Oil (VCO), tiga unit hand sprayer, satu paket benih cabai beserta sarana produksi berupa pupuk organik dan mulsa, serta bantuan benih jagung dan benih padi.

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.