kingsheadwye.com

Pemkab Lanny Jaya mulai rencanakan peningkatan kualitas RSUD Tiom

Pemkab Lanny Jaya mulai rencanakan peningkatan kualitas RSUD Tiom

Kamis, 15 Oktober 2026 10:50 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah (Sekda) Lanny Jaya Tendien Wenda di Lanny Jaya saat memimpin rapat peningkatan kualitas RSUD Tiom bertempat Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (14/10). ANTARA/HO- Pemkab Lanny Jaya

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, mulai merencanakan peningkatan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tiom dari tipe D menjadi tipe C melalui survei dan penyusunan desain pengembangan bersama Kementerian Kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lanny Jaya Tendien Wenda dalam siaran pers di Jayapura, Rabu, mengatakan peningkatan status rumah sakit tersebut menjadi harapan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas.

“Kami sangat berharap dengan kehadiran Kementerian Kesehatan bersama pihak konsultan yang akan pengembangan RSUD Tiom menuju tipe C, dapat berjalan lancar,” katanya disela-sela kunjungan ke RSUD Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu.

Menurut Tendien, pemerintah daerah berkomitmen mengawal setiap tahapan pengembangan, mulai dari pemenuhan dokumen administrasi hingga persiapan pembangunan.

"Untuk itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diminta memperkuat koordinasi agar persyaratan yang dibutuhkan dapat diselesaikan tepat waktu," ujarnya.

Di menjelaskan pihaknya berharap dokumen pendukung dari pemerintah daerah dapat diselesaikan dalam tiga hari sehingga proses perencanaan pengembangan RSUD Tiom dapat segera ditindaklanjuti.

"Oleh sebab itu pihaknya meminta dukungan dari seluruh pihak, termasuk tenaga kesehatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, gereja, dan unsur keamanan, diperlukan untuk memastikan proses pengembangan berjalan aman dan lancar," katanya lagi.

Sementara itu, pejabat pembuat komotmen (PPK) kegiatan pembangunan peningkatan rumah sakit berkualitas di RSUD Tiom, Leberina Alfonsina Dodop, mengatakan pengembangan tersebut direncanakan mencakup pembangunan gedung empat lantai dengan luas sekitar 7.000 meter persegi.

"Pengembangan fasilitas itu diarahkan untuk memenuhi standar rumah sakit tipe C, termasuk penyediaan peralatan medis dan peningkatan kesiapan pelayanan kesehatan spesialistik, seperti layanan kanker, jantung, stroke, urologi, serta kesehatan ibu dan anak," katanya.

Menurut Leberina, pemerintah pusat menyiapkan dukungan anggaran untuk pembangunan gedung dan pengadaan alat kesehatan, sedangkan pemerintah daerah bertanggung jawab mempersiapkan sumber daya manusia, termasuk dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

"Tahapan pengembangan RSUD Tiom mencakup penyusunan desain dasar, pengawasan konstruksi, dan pekerjaan fisik pembangunan. Paket perencanaan desain dasar telah berjalan dengan dukungan anggaran 2026, sedangkan pengawasan konstruksi dan pembangunan fisik direncanakan memperoleh alokasi anggaran pada 2027," ujarnya.

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026