kingsheadwye.com

Pemkab Madiun perkuat pengawasan program MBG demi keamanan pangan - ANTARA News Jawa Timur

Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar program strategis nasional unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan optimal sesuai SOP di wilayah setempat dan aman.

Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam keterangannya di Madiun, Sabtu mengatakan pengawasan salah satunya dilakukan dengan memberikan pembinaan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Layanan SPPG harus sesuai SOP Badan Gizi Nasional. Ini tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Anak-anak harus sehat agar mampu mencapai cita-cita," ujarnya.

Pihaknya bersama OPD dan instansi terkait terus mengawal pelaksanaan Program MBG melalui monitoring dan evaluasi secara intensif di masing-masing SPPG guna memastikan standar sesuai Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 14 Tahun 2026 terbaru yang diterbitkan pada 12 Agustus 2026.

Sesuai data hingga Agustus 2026 total SPPG aktif di Kabupaten Madiun mencapai 56 unit dengan jumlah relawan 2.612 orang, serta terdapat tiga unit SPPG yang masih tahap persiapan.

Adapun 56 SPPG tersebut melayani sebanyak 158.841 orang penerima manfaat, mulai dari siswa, balita non-PAUD, hingga ibu hamil dan ibu menyusui.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan komitmen serta menekankan untuk memakai produk lokal dalam program MBG dengan melibatkan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna mendorong ekonomi daerah.

Ia menilai dengan kolaborasi program MBG dengan KDKMP, maka diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang usaha, serta mendorong tumbuhnya potensi ekonomi desa.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.