Pemkab: Pilwana definitif di Pasaman Barat upaya tingkatkan pelayanan ke masyarakat
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyatakan pemilihan 87 wali nagari (Pilwana) di daerah itu bertujuan untuk memilih pemimpin definitif agar pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat.
"Jumlah nagari (desa) di Pasaman Barat ada 90. Tiga nagari yang sudah definitif dan 87 nagari akan diadakan pemilihan wali nagari pada September 2026," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Jumat.
Menurutnya saat ini di 87 nagari itu masih ditunjuk pejabat wali nagari dari Aparatur Sipil Negara (ASN) sehingga kurang maksimal untuk nagari karena pada dinas mereka juga menjalankan tugas dan fungsinya.
Untuk itulah, katanya, diadakanlah pemilihan wali nagari secara langsung dengan sistem elektronik atau e-voting.
"Tahapannya sudah berjalan saat ini. Sejumlah bakal calon telah mendaftarkan diri ke panitia di nagari," katanya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN) Pasaman Barat Syaikhul Putra mengatakan tahapan pemilihan wali nagari saat ini masuk pada tahap pendaftaran bakal calon yang telah dimulai sejak 9 Juli sampai 20 Juli.
"Jadwal telah kita susun sampai penetapan pemenang nantinya termasuk tahapan sosialisi, daftar pemilih, daftar calon dan tahapan lainnya," katanya.
Dia menjelaskan jika sampai tanggal 20 pendaftaran di nagari tertentu hanya satu orang maka akan diperpanjang pendaftaran 15 hari dan jika tidak juga diperpanjang 10 hari.
"Minimal bakal calon yang mendaftar di satu nagari dua orang. Jika telah dua perpanjang hanya satu orang yang mendaftar maka akan melawan koral kosong," ujarnya.
Selain itu, jelas dia, jika di satu nagari bakal calon yang mendaftar lebih dari lima orang maka akan diadakan seleksi berupa ujian tertulis, seleksi pengalaman bekerja di pemerintahan, pendidikan dan usia.
"Mudah-mudahan semua tahapan berjalan dengan baik dan lancar. Kita menginginkan dengan adanya wali nagari definitif maka pembangunan di nagari akan lebih baik," harap dia.
Salah seorang bakal calon wali nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo Wisnu Utama yang mendaftar pada Jumat (17/7) mengatakan dirinya memutuskan maju pada pemilihan dengan tujuan ikhlas membangun nagari.
"Visi yang saya usung adalah pembangunan berlandaskan kebersamaan dalam keberagaman, terutama meningkatkan pelayanan publik yang prima, serta pemberdayaan potensi yang dimiliki masyarakat," jelasnya yang juga seorang jurnalis ini.