Pemkab Solok percepat swasembada bawang putih melalui perluasan tanam
Solok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat (Sumbar), mempercepat swasembada bawang putih melalui perluasan areal tanam dan penguatan produksi benih sebagai upaya memenuhi kebutuhan komoditas secara mandiri dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Solok Candra di Solok, Rabu, mengatakan pengembangan bawang putih perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui penanaman, tetapi juga dengan memastikan ketersediaan sarana produksi dan pendampingan kepada petani hingga masa panen.
Menurut dia, perluasan tanam menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan produksi bawang putih di daerah sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Solok terhadap pemenuhan kebutuhan komoditas tersebut secara nasional.
Kabupaten Solok memiliki potensi pengembangan bawang putih karena didukung kondisi geografis dan agroklimat sejumlah wilayah dataran tinggi. Salah satu kawasan yang dikembangkan berada di Kecamatan Danau Kembar yang selama ini menjadi bagian dari sentra hortikultura daerah.
Pengembangan komoditas tersebut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan luas tanam, tetapi juga produktivitas dan kualitas hasil.
Karena itu, Candra mengatakan keberlanjutan program membutuhkan dukungan benih, sarana produksi, teknologi budi daya serta pendampingan yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan petani.
Pemerintah Kabupaten Solok, lanjutnya, juga mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangan bawang putih sehingga peningkatan produksi tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Sinergi tersebut diperlukan untuk memperkuat rantai produksi dari budidaya hingga hasil panen.
Upaya meningkatkan produksi bawang putih dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri. Semakin besar produksi dalam negeri, semakin kuat pula kemampuan memenuhi kebutuhan bawang putih secara mandiri.
Selain mendukung ketahanan pangan, pengembangan bawang putih di Kabupaten Solok diharapkan memberikan nilai ekonomi bagi petani. Peningkatan produksi dan produktivitas dapat membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat di kawasan sentra hortikultura.
Langkah itu, ia mengatakan ditandai dengan pelaksanaan penanaman bawang putih serentak nasional di Nagari Kampuang Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat yang juga digelar bersama di 17 provinsi.
Kegiatan penanaman serentak di 17 provinsi menjadi bagian dari gerakan peningkatan produksi bawang putih secara nasional. Di tingkat daerah, program tersebut menjadi momentum bagi Kabupaten Solok untuk memperluas pengembangan komoditas sesuai potensi lahan dan kemampuan petani, lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Solok menargetkan pengembangan bawang putih dilakukan secara berkelanjutan melalui perluasan tanam, peningkatan produktivitas, penguatan sarana produksi dan pendampingan petani sehingga produksi yang dihasilkan dapat semakin besar dan mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional.