kingsheadwye.com

Pemkab Solok perkuat literasi keuangan pelajar melalui SimPel

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat memperkuat literasi keuangan pelajar melalui Program Simpanan Pelajar (SimPel) guna membiasakan budaya menabung sejak dini serta meningkatkan pemahaman generasi muda dalam mengelola keuangan secara bijak.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok Jefrizal di Solok, Senin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar sebagai generasi penerus.

Menurut dia, kebiasaan menabung sejak usia sekolah menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter pelajar yang mampu mengelola keuangan secara terencana dan bertanggung jawab.

"Melalui program SimPel, kita ingin membangun budaya gemar menabung sejak usia dini. Kebiasaan ini akan menjadi bekal penting bagi para pelajar agar mampu mengelola keuangan secara bijak dan memiliki perencanaan keuangan yang baik," katanya.

Ia juga mengapresiasi sinergi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Solok, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga jasa keuangan yang terus memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat melalui berbagai program literasi.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Nia Jon Firman Pandu mengatakan pendidikan mengenai pengelolaan keuangan perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar pelajar memiliki sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab dalam menggunakan uang.

Menurut dia, menabung tidak hanya berkaitan dengan menyimpan uang, tetapi juga melatih kemampuan merencanakan masa depan serta membentuk kebiasaan mengelola keuangan secara cerdas.

Sebelumnya, Pemkab Solok menggelar kegiatan sosialisasi dan literasi SimPel yang diselenggarakan TPAKD Kabupaten Solok bekerja sama dengan OJK dan sejumlah lembaga jasa keuangan di GOR Batu Batupang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya literasi keuangan, manfaat SimPel, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan yang aman, serta perencanaan keuangan dan investasi sesuai kebutuhan.

Pemerintah Kabupaten Solok berharap kolaborasi bersama TPAKD, OJK, dan lembaga jasa keuangan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus menciptakan generasi muda yang cakap finansial, gemar menabung, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.