kingsheadwye.com

Pemkot Banjarmasin bekali 100 IKM soal izin edar guna peningkatan mutu produk - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memberikan pembekalan kepada 100 pelaku industri atau usaha kecil dan menengah (IKM) guna peningkatan mutu dan legalitas produk sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

"Izin edar merupakan aspek yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk IKM, terutama produk pangan yang beredar di masyarakat," ujar Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar di Banjarmasin, Selasa.

Karenanya, ungkap dia, pembekalan melalui kegiatan sosialisasi izin edar bagi produk IKM yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin hari ini kepada 100 IKM merupakan syarat yang harus dipenuhi.

Plt. Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Noorsyahdi menjelaskan, sosialisasi izin edar merupakan program yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pembinaan kepada pelaku IKM.

"Kegiatan seperti ini sebenarnya sudah sering kami laksanakan setiap tahun. Izin edar ini umumnya didominasi oleh produk kuliner, baik yang berkaitan dengan PIRT maupun bentuk izin lainnya. Dalam proses perizinan tersebut harus dicantumkan secara jelas komposisi bahan, kandungan produk, takaran, hingga informasi nilai gizi," katanya.

Menurut dia, informasi yang lengkap pada kemasan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dihasilkan oleh pelaku IKM.

"Ketika konsumen mengetahui kandungan protein, kadar gula, lemak, maupun komposisi lainnya, maka tingkat kepercayaan terhadap produk IKM akan semakin tinggi. Itu yang ingin kita dorong agar produk-produk IKM Kota Banjarmasin mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujarnya.

Baca juga: Banjarmasin genjot daya saing IKM lewat kepastian hukum

Noorsyahdi mengungkapkan, berdasarkan hasil monitoring di lapangan masih ditemukan sejumlah produk IKM yang belum memenuhi standar pelabelan, seperti belum mencantumkan tanggal kedaluwarsa maupun informasi izin edar secara lengkap.

"Karena itu kegiatan sosialisasi ini menjadi sangat penting agar para pelaku usaha memahami standar yang harus dipenuhi," jelasnya.

Dia menambahkan, keterbatasan anggaran membuat jumlah peserta yang dapat difasilitasi pada tahun ini masih terbatas.

"IKM di Kota Banjarmasin jumlahnya ribuan, namun tahun ini kami baru dapat memfasilitasi 100 pelaku IKM. Meski demikian, kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti pada peserta saja, tetapi dapat disebarluaskan kepada rekan-rekan pelaku usaha lainnya," katanya.

Noorsyahdi mengibaratkan penyebaran informasi tersebut seperti tetesan minyak yang melebar ke berbagai arah.

"Ibarat tetesan minyak yang menyebar, ilmu yang diperoleh hari ini dapat dibagikan kepada kelompok usahanya, keluarga, maupun pelaku IKM lainnya sehingga manfaatnya semakin luas," demikian katanya

Pewarta: Sukarli
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.