kingsheadwye.com

Pemkot Surakarta koordinasikan solusi hunian bagi korban kebakaran Aspol Panularan

Pemkot Surakarta koordinasikan solusi hunian bagi korban kebakaran Aspol Panularan

Senin, 3 Agustus 2026 19:53 WIB

Image Print

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengunjungi korban kebakaran Aspol Panularan di Solo, Jawa Tengah, Senin (3/8/2026). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta tengah mengkoordinasikan solusi hunian sementara bagi korban kebakaran Aspol Panularan yang terjadi di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani saat mengunjungi korban kebakaran, Senin menyampaikan rasa prihatin yang mendalam saat meninjau langsung para korban di lokasi pengungsian.

“Tentu musibah ini tidak kita duga dan tidak kita inginkan. Bagaimanapun, kami ingin memastikan kondisi para korban dalam keadaan yang baik. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, hanya ada beberapa yang mengalami luka ringan dan dalam kondisi sehat,” katanya.

Menurut dia, sebagian warga terdampak saat ini memilih untuk tinggal sementara di kediaman kerabat mereka, sedangkan sebagian lainnya masih bertahan di aula Aspol Panularan.

Terkait hal itu, dikatakannya, Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Sosial tengah mengupayakan berbagai program intervensi untuk memberikan kenyamanan bagi para korban selama masa pemulihan, serta merancang opsi pemulihan hunian.

Mengenai penyediaan tempat tinggal sementara, Pemkot Surakarta sebelumnya telah menawarkan unit hunian di beberapa Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa), di antaranya Rusunawa Manahan, Baron, Mangkubumen, Jebres, dan Mojosongo.

Meski demikian, tawaran penempatan tersebut menghadapi kendala di lapangan.

“Kemarin hasil koordinasi sudah ditawarkan di rusun lantai 4 tapi pertimbangan dari beberapa warga atau dari korban memang sebagian lansia ya. Sebagian sudah usia lanjut sehingga agak sulit untuk bisa tinggal bolak-balik naik turun di lantai 4,” katanya.

Disinggung soal pembangunan kembali hunian yang terbakar, dikatakannya, memerlukan koordinasi dengan Polresta Surakarta.

“Karena Aspol Panularan tentunya pasti mendapat perhatian dari Polresta Surakarta sehingga kami perlu berkoordinasi lebih lanjut seperti apa ke depan dan seterusnya juga,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak 12 rumah yang ada di kompleks Aspol Panularan terbakar. Akibatnya sebanyak sepuluh keluarga harus mengungsi di sejumlah tempat.

Mengenai penyebab kebakaran, diduga berasal dari obat nyamuk bakar dari salah satu rumah.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.