kingsheadwye.com

Pemprov Papua Pegunungan dorong pelajar delapan kabupaten ikut olimpiade sains

Pemprov Papua Pegunungan dorong pelajar delapan kabupaten ikut olimpiade sains

Minggu, 6 September 2026 16:14 WIB

Image Print

Koordinator Olimpiade Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan Yoel Giban diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mendorong pelajar di delapan kabupaten di daerah itu mengikuti olimpiade sains untuk meningkatkan pengetahuan dan membuka peluang memperoleh beasiswa.

Koordinator Olimpiade Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan Yoel Giban di Wamena, Sabtu, mengatakan siswa-siswi di delapan kabupaten harus diikutkan dalam setiap lomba olimpiade yang digelar pemerintah kabupaten maupun provinsi.

“Kami harap satuan pendidikan mulai SD-SMA/SMK di delapan kabupaten setiap ada lomba olimpiade siswa-siswinya dipersiapkan dan diikutkan dalam kegiatan tersebut supaya memiliki pengalaman serta membuka peluang meraih beasiswa,” katanya.

Dia menjelaskan setiap siswa-siswi yang mengikuti kegiatan olimpiade itu nama-namanya telah terdaftar di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Peserta olimpiade itu nama-nama telah terdaftar di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan memiliki kesempatan meraih beasiswa untuk tingkatan selanjutnya,” ujarnya.

Dia menilai ada beberapa daerah Papua Pegunungan ini yang jarang mengirim perwakilan untuk mengikuti olimpiade digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan.

“Kami selalu mengingatkan kepada Dinas Pendidikan kabupaten supaya setiap ada kegiatan olimpiade sains dapat mengirim perwakilannya supaya mereka tercatat di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dan mereka memiliki peluang besar masuk di sekolah-sekolah terbaik di Indonesia baik itu tingkat lanjutan SMP, SMP maupun perguruan tinggi,” katanya.

Dia menambahkan setiap kegiatan cerdas cermat, pidato, peragaan busana yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan selalu melibatkan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua supaya ada netralitas dan membantu mencatat nama-nama peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebagai peserta olimpiade.

“Nama-nama yang tercatat itu oleh BPMP kemudian akan memperoleh sertifikat yang berlaku secara nasional karena terkoneksi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Sertifikat itu dapat digunakan oleh peserta didik untuk melamar sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi negeri yang memiliki reputasi bagus di Indonesia, dan kesempatan lulusnya itu terbuka besar,” ujarnya.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026