Pemprov Papua Pegunungan siapkan pendidikan khusus bagi tamatan SMA
Pemprov Papua Pegunungan siapkan pendidikan khusus bagi tamatan SMA
Jumat, 21 Agustus 2026 16:05 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan Simon Sembor diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat menyiapkan pendidikan khusus bagi tamatan terbaik SMA dari delapan kabupaten sebelum nantinya dikirim untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan Simon Sembor di Wamena, Jumat, mengatakan sesuai arahan kepala daerah pihaknya sedang menyiapkan pendidikan khusus selama setahun bagi tamatan-tamatan terbaik SMA terbaik dari delapan kabupaten.
“Kami sedang membangun pusat studi atau global training center untuk menyiapkan putra putri terbaik asli Papua Pegunungan yang telah lulus SMA selama setahun. Di dalam pusat studi itu mereka dibekali berbagai bahasa asing, salah satunya bahasa Inggris dan ilmu pengetahuan lain,” katanya.
Menurut dia, global training center menjadi sarana pendidikan khusus sebelum lulusan-lulusan terbaik SMA dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan dikirim menempuh pendidikan di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
“Bapak Gubernur menginginkan supaya anak-anak kita yang nantinya dikirim ke berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri itu sudah memiliki pengetahuan luas, terutama tentang bahasa asing supaya dapat memuluskan langkah mereka dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.
Dia menjelaskan penyiapan pusat studi pendidikan atau global training center ini menjadi upaya Pemprov Papua Pegunungan dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul.
“Sesuai visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan pendidikan harus menjadi hal utama dalam meningkatkan SDM daerah ini sehingga berbagai sarana dan prasarana disiapkan sejak dini,” katanya,
Dia menambahkan pada 2027 beasiswa pendidikan perguruan tinggi hanya diberikan kepada jurusan-jurusan khusus yang memang dibutuhkan oleh daerah, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan sumber daya alam (SDA), pengelolaan hasil bumi, seperti kopi dan buah merah.
“Pemerintah akan membiayai pendidikan khusus kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan di jurusan-jurusan pilihan pemerintah, supaya mereka kembali nantinya dapat langsung mengelola potensi SDA yang ada di Papua Pegunungan,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026