Penguatan kesehatan mental jadi fondasi Indonesia Emas 2045 - ANTARA News Kalimantan Timur
Samarinda (ANTARA) - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur menegaskan penguatan kesehatan mental dan sosial bagi penyandang disabilitas mental merupakan fondasi krusial dalam mencetak generasi sehat menuju visi Indonesia Emas 2045.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur Jaya Mualimin di Samarinda, Sabtu, mengatakan upaya tersebut perlu didukung melalui peningkatan kesadaran masyarakat, pencegahan masalah kesehatan, serta penguatan upaya perlindungan dari bahaya narkotika.
Jaya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa, khususnya bagi penyandang disabilitas mental.
"Kepedulian ini penting untuk memastikan setiap individu memperoleh hak pelayanan, kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan sosial, serta terbebas dari perlakuan buruk, stigma, dan diskriminasi," kata Jaya pada Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di UPTD Panti Rehabilitasi Sosial Penyayang Disabilitas Odah Bersama, Samarinda.
Jaya menegaskan bahwa kesehatan jiwa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial. Kondisi sehat tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari kemampuan seseorang menjalani kehidupan secara produktif dan memberikan manfaat bagi dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya.
“Kesehatan mental dan sosial berjalan berdampingan agar seseorang dapat kembali produktif dan bermanfaat bagi lingkungannya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penyandang disabilitas mental memiliki hak yang sama dengan masyarakat lainnya.
Oleh karena itu, diperlukan dukungan bersama untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, memberikan ruang partisipasi, serta menghilangkan pandangan negatif yang dapat menghambat proses pemulihan dan reintegrasi sosial.
Menurut dia, penanganan kesehatan jiwa membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Dinas Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, panti rehabilitasi sosial, hingga perguruan tinggi perlu memperkuat koordinasi sesuai peran masing-masing.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pendampingan yang berkelanjutan, mulai dari pemulihan kondisi mental hingga membantu penyandang disabilitas mental kembali menjalani kehidupan bermasyarakat secara mandiri.
Melalui momentum Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Dinsos Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk terus meningkatkan kepedulian, memperkuat koordinasi, serta memberikan pendampingan kepada penyandang disabilitas mental agar hak-hak mereka dapat terwujud secara utuh.
Pewarta: Arumanto
Editor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.