kingsheadwye.com

Pengusaha Kaya Harta Rp 57 Triliun Pakai Kaos Bekas Harga Segini

Jakarta, CNBC Indonesia - Penampilan bos AI Meta Alexandr Wang menjadi sorotan setelah ia menghadiri konferensi tahunan Meta Connect 2026 pada 23 September lalu dengan gaya berpakaian yang terkesan sederhana.

Dalam acara tersebut, Wang mengenakan kaus bergambar kepala rusa besar, jalur hutan, dan tulisan Lake Tahoe di bagian lengan. Ia memadukannya dengan celana gelap dan sandal Crocs bermotif kamuflase.

Penampilannya kemudian ramai dibahas di media sosial. Sejumlah pengguna X menduga pakaian Wang berasal dari merek mewah. Salah satu pengguna menyebut kaus yang dikenakan Wang merupakan produk Hermès seharga US$800, celana Loro Piana US$1.200, dan sandal Ferragamo US$1.500.

Namun, Wang langsung membantah klaim tersebut. Ia menyebut informasi itu sebagai fitnah dan menjelaskan harga sebenarnya dari pakaian yang dikenakannya.

Wang mengatakan kaus tersebut ia beli di toko barang bekas di Santa Cruz seharga US$30 atau sekitar Rp540 ribu. Sementara itu, celana gelap yang dikenakannya dibanderol US$150 (sekitar Rp2,7 juta) dan sandal Crocs hanya sekitar US$60 (sekitar Rp 1 jutaan).

Gaya tersebut ternyata bukan penampilan sesekali. Wang sebelumnya juga mengenakan kaus bergambar rusa yang sama dalam podcast Core Memory pada Mei lalu serta sejumlah pertemuan internal penting Meta.

Pilihan pakaian Wang dinilai sesuai dengan strategi Meta dalam memasarkan asisten AI Muse di platform online. Penampilannya yang kasual dan dekat dengan budaya internet berbeda dari citra formal yang kerap ditampilkan perusahaan teknologi besar.

Gaya berpakaian juga menjadi bagian dari citra sejumlah pemimpin teknologi Silicon Valley. Steve Jobs dikenal dengan turtleneck hitamnya, sementara CEO Nvidia Jensen Huang identik dengan jaket kulit gelap. CEO Meta Mark Zuckerberg juga dalam beberapa tahun terakhir mengubah gaya berpakaiannya menjadi lebih beragam.

Sorotan terhadap Wang tak lepas dari posisinya di Meta. Sebelum bergabung dengan perusahaan tersebut, Wang mendirikan startup data labeling Scale AI pada 2016 ketika berusia 19 tahun.

Pada pertengahan 2025, Meta menggelontorkan US$14,3 miliar untuk mengakuisisi 49% saham Scale AI. Kesepakatan tersebut juga membuka jalan bagi Wang untuk memimpin pengembangan kecerdasan buatan Meta.

Setelah kesepakatan itu, Wang menjabat sebagai Chief AI Officer Meta. Kekayaannya kini diperkirakan mencapai US$3,2 miliar atau sekitar Rp57 triliun.

Dengan kekayaan tersebut, pilihan Wang mengenakan kaus thrift store seharga sekitar Rp500 ribu justru menjadi perhatian, sekaligus memperkuat citranya sebagai salah satu bos muda di industri AI.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]