Penyaluran program FLPP di Bengkulu capai Rp121,58 miliar - ANTARA News Bengkulu
Kota Bengkulu (ANTARA) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menyebut realisasi penyaluran anggaran subsidi perumahan melalui program kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) di wilayah Bengkulu telah mencapai Rp121,58 miliar.
"Untuk total penyaluran program pembiayaan KPR FLPP di wilayah tersebut hingga akhir Agustus 2026 telah menyentuh angka impresif yaitu Rp121,58 miliar," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardhana di Kota Bengkulu, Senin.
Anggaran tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dari pemerintah pusat untuk program KPR FLPP guna memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dengan biaya yang lebih terjangkau, katanya menjelaskan.
Ia menyebut, untuk realisasi rumah subsidi program FLPP sebanyak 1.029 unit yang telah terjual dengan jangkauan lokasi yaitu 144 perumahan yang ada di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Kemudian, melalui program strategis tiga hutang rumah, pemerintah pusat telah mengalokasikan dana dari APBN untuk wilayah Provinsi Bengkulu sebesar Rp66,73 miliar untuk penyelenggaraan infrastruktur kawasan permukiman perkotaan dan pedesaan.
"Hingga pekan ketiga Agustus, realisasinya telah mencapai Rp37,67 miliar atau 56,46 persen yang diperuntukkan bagi perbaikan akses jalan, drainase, dan fasilitas umum di kawasan perumahan," ujar dia.
Irfan mengatakan masyarakat dapat memperoleh skema tenor KPR rumah subsidi hingga 40 tahun dengan suku bunga tetap (fixed rate) yang sangat rendah yaitu lima persen dan diproyeksikan akan memangkas beban angsuran MBR tersisa sekitar Rp500 ribu hingga Rp700 ribu saja per bulannya.
Untuk itu, dengan adanya anggaran tersebut dapat mendukung pembangunan sektor perumahan agar program penyediaan hunian bagi masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
"Subsidi ini diharapkan mampu meringankan beban cicilan masyarakat sehingga akses kepemilikan rumah menjadi lebih mudah dan terjangkau," ujar dia.
Lebih lanjut Irfan mengatakan melalui program FLPP menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung pertumbuhan sektor properti sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Pemerintah berharap dengan adanya program subsidi perumahan tersebut dapat meningkatkan kepemilikan rumah layak di wilayah Provinsi Bengkulu serta mendorong pertumbuhan sektor properti dan ekonomi daerah.
"Kanwil DJPb akan mengawal setiap rupiah dari program perumahan ini agar tepat sasaran dan menjadi jangkar pengentasan kemiskinan di Provinsi Bengkulu," katanya.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.