kingsheadwye.com

Persija Cukur PSIM 4-0 di SSA Bantul

Persija Cukur PSIM 4-0 di SSA Bantul

Minggu, 11 Oktober 2026 06:23 WIB

Image Print

Pertandingan Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (10/10/2026), berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan Persija. ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Persija Jakarta tampil perkasa usai mencukur PSIM Yogyakarta empat gol tanpa balas dalam lanjutan laga Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul, Sabtu.

Meski mengakhiri laga dengan kemenangan telak 4-0, skuad Macan Kemayoran sempat dibuat frustrasi sepanjang babak pertama. Kendati tampil agresif dan melancarkan gelombang serangan sejak menit awal, disiplinnya pertahanan PSIM memaksa kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga turun minum.

Kebuntuan Persija sempat berlanjut di awal babak kedua. Pada menit ke-56, Arliansyah Abdulmanan sukses menyarangkan bola ke gawang PSIM, tetapi gol tersebut dianulir wasit usai peninjauan Video Assistant Referee (VAR) mengonfirmasi posisi offside.

Persija akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-77 lewat aksi Alexander Jeremejeff yang menuntaskan umpan dari sisi kiri. Gol tersebut menjadi titik balik dominasi tim tamu. Hanya berselang empat menit, Stjepan Loncar menggandakan keunggulan menjadi 2-0 memanfaatkan umpan silang Kerim Memina.

Lini pertahanan PSIM makin goyah di menit-menit akhir. Kwon Chang-hoon menambah keunggulan Macan Kemayoran pada menit ke-87, sebelum akhirnya Stjepan Loncar mencetak gol keduanya (brace) lewat sepakan melengkung indah ke pojok kanan gawang Cahya Supriadi pada masa injury time (90+4').

Usai pertandingan, pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengaku puas dengan mentalitas bertanding anak asuhnya.

"Awalnya kami menganggap pertandingan ini mungkin akan sangat sulit. Namun, kita lihat para pemain lini depan hingga belakang bekerja keras semuanya, sehingga kita bisa membawa hasil yang positif," katanya.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga secara khusus menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pendukung Persija yang hadir langsung di Bantul. "Mungkin untuk menuju juara yang paling dibutuhkan itu ya ini, suporter kita. Jadi, datang sampai jauh ke sini dan mendukung," lanjutnya.

Di sisi lain, gelandang PSIM Yogyakarta Ze Valente mengakui ketangguhan tim lawan dan menyebut Persija berada di kelas yang berbeda.

"Kualitas mereka terkadang memang berada di level yang berbeda dengan kami, jadi kami harus terus bekerja keras," kata Ze Valente dalam konferensi pers seusai pertandingan di SSA Bantul, Sabtu.

Gelandang asal Portugal itu menambahkan bahwa timnya telah mengerahkan kemampuan terbaik sebelum gol pertama lahir di menit ke-77. "Kami sudah berusaha sebaik mungkin, meski di menit-menit akhir kami menderita lebih dari yang kami perkirakan," kata dia.

Sementara itu, pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel mengaku tetap bangga atas kerja keras dan kekompakan anak asuhnya meski harus kebobolan empat gol di babak kedua.

Ia mengakui PSIM Yogyakarta tidak mampu membendung serangan-serangan Persija Jakarta pada menit-menit akhir pertandingan.

"Saya rasa tim saya sudah mengerahkan segalanya di lapangan. Menurut saya, tim kita masih hidup dan berjuang penuh semangat, meski harus diakui kita memang butuh poin," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Persija Jakarta kalahkan PSIM Yogyakarta 4-0

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.