Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Distribusi BBM di Nunukan
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Distribusi BBM di Nunukan
Kamis, 6 Agustus 2026 10:14 WIB
Kapal Self-Propelled Oil Barge (SPOB) Cahaya Nunukan Mandiri membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Fuel Terminal Tarakan tujuan Pulau Sebatik dan Pulau Nunukan. (ANTARA/Susylo Asmalyah)
Nunukan (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan terus memperkuat distribusi BBM di Pulau Nunukan untuk memastikan ketersediaan produk dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
"Saat ini, pasokan BBM telah diterima dan stok di sejumlah SPBU dalam kondisi aman," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun di Nunukan, Kamis.
Dia menyampaikan bahwa Pertamina telah melakukan berbagai langkah percepatan untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM di Kabupaten Nunukan.
“Pertamina telah mengoptimalkan pengiriman pasokan BBM ke Nunukan serta memprioritaskan proses pengisian dan keberangkatan kapal pengangkut dari Fuel Terminal Tarakan. Pasokan telah tiba dan disalurkan ke sejumlah SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan dengan baik,” ujar Edi.
Selama proses penguatan pasokan berlangsung, Pertamina juga mengoptimalkan SPBU 65.774.006 sebagai SPBU pendukung untuk menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.
Meskipun sempat terjadi peningkatan antrean kendaraan, kondisi pelayanan tetap berjalan tertib dan terkendali.
Pada Rabu (5/8), dua kapal pengangkut BBM telah melakukan pembongkaran untuk memasok sejumlah SPBU di Pulau Nunukan. Penyaluran tambahan sebanyak 89 KL Pertalite dan 30 KL Bio Solar untuk SPBU 65.774.004 dilanjutkan pada Kamis (6/8).
Penguatan pasokan juga dilakukan melalui kapal berikutnya untuk menjaga distribusi tetap stabil.
Terkait informasi harga BBM eceran dalam botol yang mencapai Rp35.000, Edi menyampaikan bahwa harga tersebut bukan merupakan harga resmi yang berlaku di SPBU atau lembaga penyalur resmi Pertamina.
“SPBU merupakan titik akhir penyaluran BBM kepada konsumen. BBM yang telah dibeli masyarakat tidak untuk diperjualbelikan kembali,” jelas Edi.
Pertamina terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pengelola SPBU, dan pihak terkait untuk menjaga kelancaran serta ketepatan penyaluran BBM di Kabupaten Nunukan.
Masyarakat diimbau tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan melakukan pembelian melalui SPBU atau lembaga penyalur resmi Pertamina.
Baca juga: Pertamina Gelar Simulasi OKD Level 1 di Fuel Terminal Tarakan
Baca juga: Pemkot Tarakan Lakukan Nota Kesepahaman dengan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.