kingsheadwye.com

Piala Presiden - Dedi Kusnandar siap bermain dimanapun semifinal digelar - ANTARA News Megapolitan

Bandung (ANTARA) - Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar menegaskan timnya siap menghadapi Persija Jakarta pada babak semifinal Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8).

Pemain yang akrab disapa Dado itu mengatakan lokasi pertandingan tidak menjadi persoalan bagi skuad Maung Bandung karena seluruh pemain akan mengikuti keputusan panitia penyelenggara serta arahan manajemen dan tim pelatih.

“Di mana pun kami harus siap. Kami ikuti instruksi,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima di Bandung, Senin.

Menghadapi Persija dalam laga yang kerap disebut sebagai El Clasico Indonesia itu, Dedi mengakui pertandingan tersebut memiliki gengsi tinggi dan selalu menyita perhatian publik sepak bola nasional.

Meski demikian, ia menegaskan Piala Presiden 2026 tetap menjadi bagian dari proses persiapan Persib menghadapi kompetisi musim 2026/2027 sehingga fokus utama tim adalah membangun performa dan kekompakan permainan.

“Kita tahu lawannya siapa. Pasti semua sudah tahu harus seperti apa dan harus bagaimana. Tapi pelatih menekankan bahwa ini pre-season. Target utama kami adalah persiapan tim, walau tentu kami juga punya target,” ujarnya.

Pemain bernomor punggung 11 tersebut mengatakan seluruh pemain tetap memiliki motivasi tinggi untuk meraih hasil terbaik meski turnamen tersebut berstatus sebagai ajang pramusim.

Menurut dia, ambisi meraih gelar juara tetap menjadi dorongan bagi skuad Persib, namun proses membangun tim yang solid dan siap menghadapi kompetisi resmi tetap menjadi prioritas utama.

“Pasti harapan semua pemain, pelatih, dan tim adalah pengin juara. Tapi kembali lagi, tujuan pramusim adalah persiapan. Kalaupun nanti bisa juara, itu jadi bonus buat kami,” katanya.

Pewarta: Ruby Jovan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.