kingsheadwye.com

PLN: Titik pengeboran PLTP Gunung Ungaran bukan di kawasan Candi Gedongsongo

PLN: Titik pengeboran PLTP Gunung Ungaran bukan di kawasan Candi Gedongsongo

Minggu, 6 September 2026 20:15 WIB

Image Print

Senior Manager Perijinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Jawa Bagian Tengah Ferdyan Hijrah Kusuma. ANTARA/Zuhdiar Laeis

Semarang (ANTARA) - PT PLN (Persero) menegaskan bahwa rencana titik pengeboran terkait Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tidak berada pada area Candi Gedong Songo.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Jawa Bagian Tengah Ferdyan Hijrah Kusuma, dalam pernyataan di Semarang, Minggu, memastikan bahwa rencana titik pengeboran tidak berada pada area Candi Gedong Songo.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai keberadaan Cagar Budaya Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran.

Sampai saat ini, kata dia, rencana pengembangan PLTP Gunung Ungaran masih berada dalam tahap perencanaan dan studi kelayakan, serta belum memasuki tahap konstruksi maupun pengeboran.

Ia memastikan bahwa proses pengembangan PLTP Gunung Ungaran akan dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada hasil kajian dan ketentuan yang berlaku.

"Apabila nantinya kegiatan memasuki tahap eksplorasi, lokasi pengeboran akan ditentukan dengan mempertimbangkan hasil kajian teknis, ketentuan zonasi, serta aturan perlindungan cagar budaya yang berlaku," katanya.

Ia menyampaikan bahwa Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran memiliki cakupan wilayah yang luas.

Jadi, kata dia, luasan WKP sebesar 29.800 hektare tidak berarti seluruh wilayah tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur PLTP.

Sedangkan kebutuhan lahan untuk pembangunan PLTP dengan kapasitas rencana 55 MW tersebut masih menunggu hasil kajian dan analisis yang sedang dilakukan.

Ia mengatakan PLN terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, para ahli, pemangku kepentingan lainnya, serta masyarakat dalam proses pengembangan PLTP Gunung Ungaran.

"PLN terbuka terhadap masukan dan aspirasi masyarakat. Kami ingin setiap proses dilakukan secara transparan dan berdasarkan kajian, dengan tetap memperhatikan keselamatan, kelestarian lingkungan, serta perlindungan warisan budaya," katanya.

Proyek pengembangan energi geothermal melalui PLTP Gunung Ungaran sebelumnya mendapatkan penolakan dari masyarakat, bahwa telah ada sejumlah petisi yang menghimpun ribuan tandatangan.

Penolakan karena proyek tersebut berada di di kawasan yang memiliki situs budaya Candi Gedong Songo, Kabupaten Semarang, dan dikhawatirkan memberikan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Baca juga: Sebelas penerbangan Bandara Semarang dibatalkan akibat erupsi Anak Krakatau

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.