Polda Kalsel bangun 12 kolam bioflok dekatkan sumber air di lokasi karhutla - ANTARA News Kalimantan Selatan
Sampai hari ini sudah 12 terpasang, kita bagi di Guntung Damar, hutan lindung Liang Anggang dan Pengayuan
Banjarbaru (ANTARA) - Polda Kalimantan Selatan membangun 12 kolam portabel serupa kolam bioflok dengan kapasitas 12 ribu liter untuk mendekatkan sumber air di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga titik prioritas penanggulangan kebakaran lahan di Banjarbaru.
"Sampai hari ini sudah 12 terpasang, kita bagi di Guntung Damar, hutan lindung Liang Anggang dan Pengayuan," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Jumat.
Kapolda mengakui selama ini sumber air menjadi kendala tersendiri ketika pemadaman.
Apalagi jarak yang cukup jauh antara sumber air dengan titik api kerap membuat kerja petugas tidak efektif.
Oleh karenanya, dengan pemasangan kolam portabel itu, maka air bisa senantiasa tersedia.
"Proses pemadaman dan pembasahan lahan terbakar pun bisa lebih cepat tanpa kendala air," jelasnya.
Sedangkan untuk sumber air utama dalam pengisian kolam tetap diambil dari embung terdekat yang tersedia termasuk dari sumur bor dan hidran.
Dipilihnya kolam portabel, menurut kapolda, jauh lebih efisien ketimbang harus menggali tanah dalam pembuatan embung atau kolam konvensional.
Apalagi di saat musim kemarau panjang saat ini sumber air di bawah tanah relatif semakin menipis.
"Belum lagi izin sama pemilik lahan jika kita harus menggali tanah dalam pembuatan sumur," tambah kapolda.
Sementara kolam portabel bisa dibongkar pasang dengan cepat dan akhirnya dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan masyarakat.
Pewarta: Firman
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.