kingsheadwye.com

Polisi buru pelaku penyerangan dan perusakan rumah di Bekasi - ANTARA News Megapolitan

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota memburu para pelaku penyerangan dan perusakan rumah warga di Perumahan Royal Cikunir, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan pihak kepolisian saat ini sedang mengejar para pelaku perusakan.

"Betul (sedang dalam pengejaran)," ujar Putu saat dikonfirmasi di Bekasi, Kamis.

Dia menjelaskan insiden keributan itu terjadi pada Selasa (29/9) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Kejadian tersebut dipicu kekesalan warga terhadap suara bising dari sebuah bengkel sepeda motor di kawasan permukiman itu.

Seorang warga berinisial L bersama anaknya yang merasa terganggu mendatangi bengkel itu. Di lokasi tersebut, terjadi perselisihan yang berlanjut pada pemukulan terhadap pemilik bengkel.

"Saat pemilik bengkel beranjak menuju Polsek Bekasi Selatan untuk membuat laporan kepolisian atas pemukulan tersebut, sekelompok rekan pemilik bengkel mendatangi rumah warga yang melakukan pemukulan," ungkap Putu.

Tanpa sepengetahuan pemilik bengkel, kelompok tersebut melakukan penyerangan dan merusak area rumah warga pelapor, termasuk merobohkan kendaraan yang ada di lokasi.

Petugas Polsek Bekasi Selatan yang dipimpin Ipda Kusharyanto telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti, mendokumentasikan kerusakan, serta memeriksa saksi-saksi, termasuk Ketua RT setempat.

Saat ini, kasus penganiayaan dan perusakan bangunan tersebut masih ditangani oleh Polsek Bekasi Selatan untuk pengusutan dan proses hukum lebih lanjut.

Kasus tersebut viral di media sosial Instagram melalui akun @bekasibangetcom yang mengunggah detik-detik para pelaku melakukan perusakan pagar rumah milik korban. 

Pewarta: Ilham Kausar
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.