kingsheadwye.com

Polisi tangkap pembobol toko di Plaza Andalas Padang yang viral

Padang (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap pelaku pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas (mall) yang viral di sejumlah media sosial beberapa hari terakhir.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol M Yasin di Padang, Selasa mengatakan pelaku ditangkap di Padang pada Senin malam.

"Ketiga pelaku semuanya berstatus di bawah umur, untuk proses hukumnya kami mempedomani sistem peradilan pidana anak," katanya di Padang.

Ia menerangkan penangkapan pelaku dilakukan oleh Tim 1 Klewang (Opsnal) Satreskrim Polresta Padang mereka adalah AG (10), Ar (14), dan Ad (10).

Dalam kasus itu para pelaku dilaporkan telah membobol sedikitnya lima toko handphone di kawasan Plaza Andalas Padang.

"Aksi pencurian mereka dilakukan di dalam dua waktu yang berbeda, korbannya adalah lima pemilik toko di kawasan Plaza Andalas," katanya.

Pencurian pertama dilakukan oleh pelaku pada Jumat, sementara itu aksi kedua dilakukan pada Senin (24/08) dini hari.

Adapun barang-barang yang dicuri oleh para pelaku dari lima toko itu meliputi handphone baru, uang tunai, serta pakaian dengan total kerugian mencapai Rp50 juta.

Seluruh rangkaian aksi kejahatan pelaku terekam oleh kamera pengawas (CCTV), yang kemudian menjadi petunjuk utama bagi kepolisian dalam mengidentifikasi para pelaku.

Kasat Reskrim mengatakan setelah berhasil mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV, petugas langsung melakukan pengejaran ke sejumlah lokasi di Kota Padang.

Mulai dari kawasan Marapalam, Jati, hingga Gunung Pangilun, sebelum akhirnya kehilangan jejak di kawasan Teluk Bayur, kota setempat.

Pengejaran kembali menemui titik terang setelah jajaran TNI Angkatan Laut di Kodaeral II melaporkan adanya tiga anak di bawah umur yang memasuki kawasan markas Komando.

Berdasarkan koordinasi dengan pihak Polisi akhirnya dapat dipastikan bahwa ketiga anak yang berada di Kodaeral II tersebut adalah buruan kasus pencurian, selanjutnya mereka langsung diamankan.

Saat ini polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dan memburu sisa barang bukti yang belum ditemukan, karena sebagian barang diakui pelaku telah dijual, sedangkan uang tunai dibelikan sepeda motor.