Polres Purbalingga waspadai praktik "botoh" jelang Pilkades 2026
Polres Purbalingga waspadai praktik "botoh" jelang Pilkades 2026
Rabu, 21 Oktober 2026 10:01 WIB
Kapolres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar di Mapolres Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026) siang. ANTARA/Sumarwoto
Purbalingga (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga mewaspadai praktik botoh atau taruhan dengan menjagokan calon kepala desa tertentu menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang akan digelar di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada 10 Desember.
Kepala Polres Purbalingga Ajun Komisaris Besar Polisi Hendry Susanto Sianipar di Purbalingga, Selasa siang, mengatakan kepolisian mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut berjalan aman dan kondusif.
"Kami dari Polres Purbalingga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Purbalingga untuk ikut menyukseskan dengan menjaga ketertiban dan keamanan," katanya.
Ia mengimbau masyarakat yang memiliki hak pilih agar menggunakan hak suaranya secara bijak dan independen tanpa dipengaruhi tekanan maupun kepentingan pihak tertentu.
Menurut dia, pilkades merupakan momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin desa sesuai pilihan masing-masing.
Oleh karena itu, kata dia, kebebasan pemilih dalam menentukan pilihan harus dijaga agar kepala desa terpilih benar-benar mencerminkan kehendak masyarakat.
Pihaknya juga mengingatkan kemungkinan adanya praktik botoh yang berkaitan dengan taruhan untuk menjagokan calon tertentu dalam pemilihan.
Menurut dia, praktik tersebut menjadi perhatian kepolisian dalam upaya mengantisipasi potensi gangguan selama pelaksanaan pilkades.
Ia menegaskan kepolisian akan menindak praktik yang terbukti memenuhi unsur pelanggaran hukum berdasarkan alat bukti yang cukup.
"Selama itu memenuhi unsur dalam pembuktian, pasti akan kita tindak," katanya menegaskan.
Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Purbalingga mencakup 184 dari total 224 desa yang tersebar di 18 kecamatan. Pelaksanaan tersebut menjadi salah satu agenda demokrasi tingkat desa dengan jumlah peserta terbanyak di kabupaten itu.
Kapolres mengharapkan masyarakat berpartisipasi aktif menjaga situasi tetap kondusif serta tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu jalannya pemilihan.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kata dia, Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Purbalingga diharapkan berlangsung tertib, aman, dan menghasilkan kepala desa sesuai pilihan warga.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.