kingsheadwye.com

Polres Tangsel siram Jalan Raya Serpong kurangi dampak abu vulkanik

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan menerjunkan armada water cannon dan belasan personel untuk menyiram dan membersihkan paparan abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau di sepanjang Jalan Promoter hingga Jalan Raya Serpong KM 7, Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo menjelaskan langkah penyiraman jalan tersebut dilakukan guna mengantisipasi bahaya debu vulkanik serta menjamin kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan, baik pengendara kendaraan bermotor maupun pejalan kaki.

Penanganan difokuskan pada pembersihan material sisa abu vulkanik yang menempel di permukaan jalan protokol agar tidak membahayakan jarak pandang dan menyebabkan jalan licin.

"Penyiraman jalan ini kami lakukan agar masyarakat yang beraktivitas, baik pejalan kaki maupun yang sedang berkendara, merasa nyaman dan aman pascaerupsi," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Kegiatan pembersihan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB tersebut melibatkan sebanyak 15 personel gabungan Satuan Samapta. Kekuatan personel terdiri atas unsur pimpinan operasional KBO Samapta, Kanit Presisi, Kanit Turjawali, enam personel Tim Patroli Perintis Presisi (TP3), empat personel Turjawali, serta dua operator kendaraan water cannon.

"Penyemprotan air bertekanan menggunakan armada water cannon diarahkan menyisir titik-titik rawan tumpukan abu di sepanjang rute Jalan Promoter menyambung ke jalur utama Jalan Raya Serpong," ucapnya.

Boy juga mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian kegiatan penanganan dampak abu erupsi Gunung Krakatau di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mendatangkan hujan sebagai upaya meluruhkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu aktivitas masyarakat dan penerbangan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau telah menurun, tetapi sebaran abu vulkanik masih terjadi sejak hari sebelumnya hingga pagi.

“Kemudian untuk sebaran abu vulkanik, dari mulai kemarin, terus sampai malam, sampai pagi ini masih ada,” kata Suharyanto di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pemprov DKI masih lakukan penyemprotan "water mist" hingga besok

Baca juga: Pemkot Tangerang semprot sejumlah jalan, tekan dampak abu vulkanik

Baca juga: Tekan polusi udara, Pemkot Jaksel operasikan "water mist"

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.