kingsheadwye.com

Poltekkes Tanjungpinang dorong alumni jadi healthpreneur melalui Start Up KATA HATI

Poltekkes Tanjungpinang dorong alumni jadi healthpreneur melalui Start Up KATA HATI

Rabu, 19 Agustus 2026 22:42 WIB

Image Print

Tim Start Up Komunitas Teman Alumni Kesehatan Indonesia (KATA HATI) Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). ANTARA/HO-Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

Tanjungpinang (ANTARA) - Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) terus mendorong alumni untuk menjadi wirausaha di bidang kesehatan atau healthpreneur melalui start up Komunitas Teman Alumni Kesehatan Indonesia (KATA HATI).

"Kita ingin alumni Poltekkes tidak hanya berkarier sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi kewirausahaan di bidang kesehatan," kata Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Purbianto kepada ANTARA, Rabu.

Purbianto juga menyambut positif pembentukan komunitas KATA HATI yang dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat (Pengmas) dosen Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, yang diketuai Rahmadona dengan anggota Zainul Ikhwan dan Jeni Cesi Cintiani, serta melibatkan empat mahasiswa.

Menurutnya komunitas ini merupakan sebuah inovasi berkelanjutan bagi alumni maupun calon alumni sekaligus menjadi wadah untuk berkumpul, berbagi informasi peluang usaha, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring antaralumni.

Ia berharap keberadaan KATA HATI dapat membuka wawasan bagi alumni untuk mengembangkan kewirausahaan setelah lulus dari pendidikan.

"Melalui komunitas ini alumni diharapkan tidak hanya menjadi pencari peluang kerja, melainkan ikut menciptakan peluang usaha dan memberikan layanan maupun produk kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Direktur Poltekkes.

Sementara, Ketua Tim Pengmas start up KATA HATI yang juga Dosen Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Rahmadona menyampaikan pihaknya telah mengidentifikasi alumni yang memiliki usaha sekaligus menggali kebutuhan dan tantangan alumni dalam mengembangkan kewirausahaan melalui Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini menyasar 20 alumni dari bidang Kebidanan, Keperawatan, dan Kesehatan Lingkungan.

Hasil FGD tersebut kemudian menjadi dasar pelaksanaan pelatihan di Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, yang menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, serta tim Proud Kepri Production and Branding House.

Adapun materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan alumni, meliputi regulasi dan legalitas usaha, perizinan, pengembangan layanan homecare kesehatan, produk UMKM, serta strategi branding dan promosi usaha.

Selain pelatihan, lanjut dia, tim turut memfasilitasi pengembangan website komunitas KATA HATI sebagai media untuk memperluas jejaring, berbagi informasi, dan mempromosikan usaha alumni.

Platform ini diharapkan dapat menghubungkan lebih banyak alumni sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas bidang kesehatan.

"Melalui kegiatan ini, alumni diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional sekaligus tetap berlandaskan kompetensi di bidang kesehatan," ujar Rahmadona.

Salah seorang alumni Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Defa Jayanti menyebut kehadiran start up KATA HATI memberikan wawasan baru dalam mengembangkan usaha yang sedang dirintisnya, yaitu layanan homecare kesehatan ibu dan anak.

"KATA HATI membuka wawasan tentang legalitas, izin usaha, branding, serta promosi usaha," ucap Defa.

Pewarta : OGN
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.