kingsheadwye.com

Potret "Neraka" di Eropa, Api Menggila-Warga Dievakuasi

Kebakaran hutan di Lège-Cap-Ferret, Prancis, memaksa lebih dari 10.000 orang dievakuasi saat api mengancam permukiman di tengah gelombang panas ekstrem.

Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api saat terjadi kebakaran hutan di Lege-Cap-Ferret di departemen Gironde di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 23

Kebakaran hutan yang menyebar cepat melanda komune Lège-Cap-Ferret di barat daya Prancis pada Kamis (23/7/2026), memaksa petugas pemadam kebakaran berjibaku mengendalikan kobaran api. Kebakaran terjadi di tengah gelombang panas ekstrem dan kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah Eropa. (REUTERS/Stephane Mahe)

Para wisatawan menyaksikan kebakaran hutan yang melanda kawasan hutan dekat Teluk Arcachon dari Gujan-Mestras, di departemen Gironde, di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 24 Juli 2026.

Lebih dari 10.000 orang dievakuasi dari rumah maupun area perkemahan di sepanjang pantai Atlantik Prancis. Otoritas mengambil langkah tersebut untuk menghindari risiko jatuhnya korban ketika api terus meluas akibat kondisi cuaca yang sangat kering. (REUTERS/Stephane Mahe)

Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api saat terjadi kebakaran hutan di Lege-Cap-Ferret di departemen Gironde di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 23 Juli 2026.

Kebakaran berada di dekat kawasan Teluk Arcachon, salah satu destinasi wisata populer di Prancis. Sebagian besar warga yang dievakuasi merupakan wisatawan yang tengah menginap di lokasi perkemahan saat musim liburan. (REUTERS/Stephane Mahe)

Asap dan kobaran api membubung dari sebuah bangunan saat terjadi kebakaran hutan di Lege-Cap-Ferret, departemen Gironde, di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 23 Juli 2026.

Wali Kota Lège-Cap-Ferret mengatakan kobaran api menyebar lebih cepat dari perkiraan sehingga upaya penanganan menjadi semakin sulit. Petugas pemadam kebakaran terus berupaya mencegah api menjalar ke permukiman dan kawasan wisata lainnya. (REUTERS/Stephane Mahe)

Asap dan kobaran api membubung di Le Porge saat kebakaran hutan melanda kawasan hutan di departemen Gironde di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 22 Juli 2026.

Seorang warga Lège-Cap-Ferret, Corinne Paillaube, mengaku terpukul melihat kebakaran melanda kotanya. "Saya merasa sedih ketika melihat kota saya hancur seperti ini. Ini menghancurkan hati saya. Tempat ini sangat menyenangkan untuk ditinggali, dan melihatnya terbakar habis sungguh menyedihkan," ujarnya. (REUTERS/Stephane Mahe)

Petugas pemadam kebakaran menanggapi kebakaran hutan di Lege-Cap-Ferret di departemen Gironde di tengah kondisi kekeringan yang memburuk setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 23 Juli 2026.

Gelombang panas ekstrem yang berulang telah memperburuk kondisi kekeringan di berbagai negara Eropa. Pasokan air semakin tertekan, sementara vegetasi yang mengering menjadi bahan bakar yang memudahkan kebakaran hutan menyebar dengan cepat. (REUTERS/Stephane Mahe)

Seorang turis yang dievakuasi dari perkemahan mengambil foto kebakaran hutan sambil berdiri di samping mobil dan karavannya yang diparkir di tempat parkir supermarket di Ares, saat kebakaran hutan terus melanda area hutan dekat Bassin d'Arcachon di departemen Gironde di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar Prancis, 23 Juli 2026.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa perubahan iklim memperburuk krisis kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan di Eropa. Tahun ini, luas lahan yang terbakar telah melampaui rata-rata tahunan selama dua dekade terakhir di benua yang mengalami pemanasan paling cepat di dunia, sementara gelombang panas juga dikaitkan dengan ribuan kematian. (REUTERS/Stephane Mahe)

Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api saat terjadi kebakaran hutan di Lege-Cap-Ferret di departemen Gironde di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 23

Para wisatawan menyaksikan kebakaran hutan yang melanda kawasan hutan dekat Teluk Arcachon dari Gujan-Mestras, di departemen Gironde, di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 24 Juli 2026.

Seorang petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api saat terjadi kebakaran hutan di Lege-Cap-Ferret di departemen Gironde di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 23 Juli 2026.

Asap dan kobaran api membubung dari sebuah bangunan saat terjadi kebakaran hutan di Lege-Cap-Ferret, departemen Gironde, di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 23 Juli 2026.

Asap dan kobaran api membubung di Le Porge saat kebakaran hutan melanda kawasan hutan di departemen Gironde di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 22 Juli 2026.

Petugas pemadam kebakaran menanggapi kebakaran hutan di Lege-Cap-Ferret di departemen Gironde di tengah kondisi kekeringan yang memburuk setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar wilayah Prancis, 23 Juli 2026.

Seorang turis yang dievakuasi dari perkemahan mengambil foto kebakaran hutan sambil berdiri di samping mobil dan karavannya yang diparkir di tempat parkir supermarket di Ares, saat kebakaran hutan terus melanda area hutan dekat Bassin d'Arcachon di departemen Gironde di tengah memburuknya kondisi kekeringan setelah gelombang panas dan kekurangan air di sebagian besar Prancis, 23 Juli 2026.

Add

as a preferred
source on Google