kingsheadwye.com

Prabowo Sindir Para Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok

Moehamad Dheny Permana

| 18 September 2026, 21:37 WIB

Prabowo Sindir Para Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam HUT ke-28 PAN di Jakarta, Jumat (18/9/2026). - Foto: Youtube PAN TV

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kritik tajam terhadap sejumlah pihak yang dinilai pintar namun kerap salah arah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam.

Dalam pidatonya di hadapan kader PAN dan tamu undangan, Presiden Prabowo awalnya menyinggung soal nilai-nilai perjuangan yang ada di berbagai partai politik.

Menurutnya, hampir setiap parpol memiliki tujuan yang serupa, yakni mewujudkan keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai pemimpin negara, Presiden Prabowo menegaskan bahwa komitmen pengabdiannya kepada bangsa telah tertanam sejak usia muda. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk berkorban demi tegaknya kehormatan bangsa dan negara.

Baca Juga: Hadiri HUT PAN, Prabowo Sentil Arti Kesetiaan: Ada Kawan di Waktu Susah, Ada Kawan di Waktu Kita Berkuasa

"Saya dari kecil, saya disumpah, saya siap, waktu itu 18 tahun. Saya siap mati untuk negara ini," katanya.

Komitmen tersebut dilandasi cita-cita besar untuk menghapus kemiskinan dan berbagai persoalan sosial yang masih membelenggu masyarakat. Presiden Prabowo menegaskan tekadnya agar tidak ada lagi rakyat yang kelaparan di bumi Indonesia.

"Saya ingin membela bangsa saya, untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat. Rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia," katanya.

Selain masalah pangan, perhatian besar juga diarahkan pada sektor kesehatan dan pendidikan. Pemerintah bertekad memastikan setiap keluarga tidak lagi merasa cemas ketika menghadapi situasi darurat di dalam keluarga.

"Tiada ada bapak dan ibu yang bingung kalau anaknya sakit. Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan," ujarnya.