Prabowo tambah 1.500 personel dan 6 helikopter untuk karhutla - ANTARA News Kalimantan Barat
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan sejumlah langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang disiapkan pemerintah setelah Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat singkat penanganan karhutla di Kalimantan Barat, Sabtu.
Teddy mengatakan Presiden Prabowo tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kalimantan Barat dan langsung memimpin rapat untuk menerima laporan terkini mengenai kondisi karhutla sekaligus memastikan langkah penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi di lapangan.
"Sejumlah langkah penanganan yang disiapkan, yaitu penambahan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan yang akan didatangkan mulai hari ini hingga Minggu pagi," kata Teddy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Langkah selanjutnya, personel aparat di darat akan dikerahkan untuk membantu memadamkan titik-titik api yang masih terbakar.
Kemudian, pemerintah menambah enam helikopter berkapasitas besar untuk operasi water bombing. Helikopter tersebut dijadwalkan tiba pada Sabtu (22/8) sore, untuk memperkuat upaya pemadaman dari udara.
Selain itu, pemerintah akan memperbanyak Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan karhutla. Pelaksanaan OMC akan mempertimbangkan potensi hujan yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Teddy mengatakan langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemadaman sekaligus mengendalikan penyebaran karhutla.
Setelah memimpin rapat, Presiden Prabowo kemudian bergerak menuju Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, untuk melihat secara langsung kondisi lahan yang masih terbakar.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan di lapangan dan mengetahui kondisi terkini wilayah terdampak kebakaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Seskab: Prabowo tambah 1.500 personel dan 6 helikopter untuk karhutla
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.