Pramono: Kami Ingin Jakarta Jadi Kota yang Mampu Lahirkan Prestasi
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:40 WIB
Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan memperkuat wisata olahraga (sport tourism) melalui penyelenggaraan ajang olahraga untuk menggerakkan kegiatan ekonomi ibu kota.
Baca Juga
"Kami akan terus memperbanyak penyelenggaraan kegiatan olahraga karena manfaatnya sangat luas,” kata Pramono saat meresmikan Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026 yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) DKI Jakarta di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut dia dengan dukungan infrastruktur dan fasilitas olahraga yang terus ditingkatkan, Jakarta siap menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga
“Kami ingin Jakarta menjadi kota yang mampu melahirkan prestasi sekaligus menjadi destinasi sport tourism utama di Indonesia," katanya.
Pemprov DKI Jakarta juga terus merevitalisasi dan membenahi berbagai sarana olahraga beserta akses pendukungnya.
Baca Juga
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan konektivitas transportasi publik termasuk perluasan jaringan LRT dan penguatan integrasi KRL menuju pusat-pusat aktivitas masyarakat serta kawasan olahraga.
“Kegiatan olahraga terbukti mendorong gaya hidup sehat, memperkuat ekosistem olahraga nasional, serta menggerakkan perekonomian dan pariwisata daerah,” kata dia.
Menurut Pramono, Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026 yang Pelti DKI Jakarta merupakan wujud komitmen Pemprov) DKI Jakarta dalam mendukung pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi olahraga nasional, serta memperkuat sport tourism di ibu kota.
Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam ajang tahunan tersebut. Turnamen ini diikuti 322 peserta, terdiri atas 178 atlet profesional dari 23 provinsi di Indonesia.
"Kehadiran para atlet dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Jakarta semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan olahraga berskala nasional," ujarnya.
Dirinya berharap turnamen ini menjadi wadah pembinaan atlet melalui peningkatan jam terbang bertanding sekaligus menjaring bibit-bibit potensial.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kompetisi yang diselenggarakan secara berkelanjutan merupakan bagian penting dari pembinaan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTB–NTT), hingga kejuaraan tingkat internasional,” kata Pramono.
Sementara itu, Ketua Pengprov Pelti DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan kejuaraan ini merupakan turnamen kategori Tenis Diakui Pelti (TDP) tingkat nasional dengan total hadiah Rp250 juta.
Halaman Selanjutnya
Kejuaraan tersebut juga menjadi salah satu turnamen tenis nasional dengan jumlah peserta dan cakupan daerah terbesar pada tahun ini.