Presiden Prabowo sebut seleksi IPDN buktikan sistem meritokrasi berjalan - ANTARA News Jawa Barat
Sumedang (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyatakan seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) membuktikan sistem meritokrasi berjalan dengan memberikan kesempatan yang sama kepada putra-putri terbaik bangsa tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.
Saat memberikan sambutan pada pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Rabu, Prabowo mengatakan dirinya menerima laporan bahwa para pamong praja muda berasal dari latar belakang yang sangat beragam.
"Sebelum naik ke podium, saya menerima laporan bahwa seluruh Pamong Praja Muda berasal dari latar belakang yang sangat beragam, banyak di antaranya berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Ada yang anak buruh, ada yang anak petani, ada yang anak bintara," katanya.
Menurut Presiden, keberagaman tersebut menunjukkan proses seleksi IPDN mampu menjaring putra-putri terbaik bangsa tanpa membedakan status sosial maupun ekonomi.
"Kita menginginkan seleksi yang benar-benar menghasilkan putra-putri terbaik bangsa. Siapa pun, termasuk anak buruh, dapat lulus menjadi Pamong Praja Muda dan suatu saat bisa menjadi pemimpin bangsa," ujarnya.
Prabowo mengatakan sistem meritokrasi menjadi bukti bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan mengabdi kepada bangsa.
"Ini membuktikan bahwa NKRI berhasil dan bahwa Pancasila benar-benar memberi kesempatan kepada mereka yang berprestasi melalui sistem meritokrasi. Hal ini membanggakan bagi saya," katanya.
Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pelantikan Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri sebagai Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Tahun 2026, pemerintah melantik sebanyak 1.204 Pamong Praja Muda.
Lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII diraih Aji Bayu Ramadhan dari Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, asal pendaftaran Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Ia merupakan putra pasangan Winoto Hadi, seorang buruh bangunan, dan Wahyuniarti, ibu rumah tangga.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo: Seleksi IPDN buktikan sistem meritokrasi berjalan
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.