kingsheadwye.com

Produksi 8 Juta Butir per Hari, Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung Ngaku Jual Makanan Kucing |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pabrik obat keras ilegal tramadol dan hexymer di kawasan pergudangan Bizpark Bandung yang berhasil digerebek polisi menyamarkan aktivitasnya dengan modus mengaku sebagai pabrik yang menjual makanan kucing. Aktivitas pabrik tersebut berlangsung 22 hari dan mampu memproduksi 8 juta butir per hari.

Data kepolisian, barang bukti yang disita yaitu di rest area kilometer 125 Tol Padaleunyi, 10 dus masing-masing terdapat 32 Botol, 1 botol berisikan 1.000 butir double Y. Total yaitu 320.000 butir. 5 dus masing-masing didalamnya terdapat 48 dus kecil, 1 botol berisikan 1.000 butir Hexymer, total 240.000 butir. Total Jenis obat-obatan terlarang 560.000 butir.

Di lokasi kedua, kompleks Bizpark, Jalan Kopo Bandung diamankan, 1 mesin pencetak hexymer, satu mesin pencetak double Y, dua oven bahan double y, dua oven bahan hexymer, satu mesin penggiling double y, satu mesin penggiling hexymer.

Satu mesin mixer, satu mesin kompresor, ribuan kemasan botol kosong dan kotak hexymer, dua unit mesin forklift dan tiga buah alat packing. Di lokasi ketiga di Bizpark Bandung, diamankan dua mesin pencetak dan pres obat, satu karung plastik serbuk warna kuning, satu unit timbangan digital.

Selain itu, dua unit alat vakum pump, satu unit plastik serbuk putih diduga bahan baku, satu unit mixer besar, satu unit kompresor, satu unit mesin pengaduk bahan baku merk centa. Satu buah saringan besar dan satu bejana stainles, dua karung serbuk warna putih. 2.600 buah tutup botol kemasan, 8.976 Pouch Kemasan, 4.440 buah kardus.

Lokasi keempat, Jalan Taman Kopo Indah diamankan 40 Dua Plastik Tramadol, 6 Tong Polyvinylpirrilifone K30, 7 Tong Sodium Starch Glycolate, ⁠48 Dus Laminated Foil, 63 Karung Magnesium Merk Gramde Lactose 200, 9 Karung Magnesium Maglub, 5 Karung Magnesium Merk Hicel, 4 Karung Magnesium Merk Sunace, 24 Karung Magnesium Merk Appavit, 1 Karung Sodium Merk Stargel.

Pabrik tersebut beroperasi 22 hari dan apabila bahan baku diproduksi dapat menghasilkan 256.128.000 butir obat obatan keras tertentu. Lima orang diamankan MF (peracik), FAA (peracik), AP (kurir/Koordinator lap), TH (pembeli), RA (pembeli).

Salah seorang ketua RW setempat Asep Kardiman (42 tahun) memperoleh informasi jika pabrik yang beroperasi tersebut menjual makanan kucing. Ia menyebut aktivitas pabrik baru berjalan kurang lebih sebulan.

"Pabrik jualan makanan kucing. Baru sebulan," kata dia, Ahad (18/10/2026).

Ia mengaku dengan kejadian tersebut akan memperketat pengawasan dan termasuk mengecek tiap rumah dan gudang.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polrestabes Bandung menggerebek pabrik tramadol dan hexymer yang memproduksi 8 juta butir per hari di kawasan ruko Bizpark, Kota Bandung, Ahad (18/10/2026) malam. Sejumlah pelaku turut diamankan beserta alat memproduksi obat keras terlarang tersebut.