kingsheadwye.com

Program 99 Masjid Asmaul Husna wujudkan masjid jadi pusat peradaban

Jakarta (ANTARA) - Program 99 Masjid Asmaul Husna yang diinisiasi oleh Masjid Nusantara bersama Cinta Qur'an Foundation diharapkan kembali menghadirkan masjid sebagai pusat pembangunan peradaban umat.

"Masih di momen Maulid Nabi SAW, kita mengingat bahwa ketika Baginda Rasulullah SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah, salah satu hal pertama yang beliau bangun adalah masjid. Dari masjid itulah kemudian lahir pembangunan peradaban," kata Direksi Cinta Qur'an Foundation Ivan Sopian dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat.

Program 99 Masjid Asmaul Husna yang diinisiasi oleh Masjid Nusantara bersama Cinta Qur'an Foundation memasuki tahap pembangunan berikutnya.

Setelah tahap pertama dimulai di Aceh dengan peresmian dua masjid pada Juli 2026, rangkaian peletakan batu pertama (groundbreaking) tahap kedua kini dilaksanakan di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Program 99 Masjid Asmaul Husna pertama kali diinisiasi pada awal 2026 dan diluncurkan secara resmi pada 12 Juli 2026 dalam acara Amazing Muharram 2026 di Jakarta.

Tahap pertama pembangunan program tersebut dilaksanakan di Aceh pada Juli 2026, selepas rangkaian acara Amazing Muharram.

Peresmian dua masjid sekaligus menjadi bagian dari dimulainya pembangunan program itu, yang dihadiri CEO Masjid Nusantara Pras Purworo serta Pembina Cinta Qur'an Foundation Ustadz Fatih Karim.

Memasuki tahap kedua, pembangunan masjid dilakukan di sejumlah titik di Jawa Barat. Rangkaian groundbreaking berlangsung selama empat hari dan mencakup tujuh lokasi masjid dan musala yang masing-masing mengusung nama dari Asmaul Husna.

Pada Selasa (25/8), tiga lokasi di Kabupaten Bandung menjadi titik awal groundbreaking. Kegiatan pertama berlangsung di Masjid Miftahul Huda, Kampung Kolelega, Kecamatan Banjaran, dengan nama Asmaul Husna Al-Wahhab.

Selanjutnya, groundbreaking digelar di Masjid Al-Muttaqin, Kampung Padamdidalem, Kecamatan Pangalengan, dengan nama Al-Baqi. Kemudian dilanjutkan di Masjid Al-Hidayah, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, dengan nama An-Nur.

Rangkaian dilanjutkan pada Rabu (26/8) di Kabupaten Garut. Lokasi pertama berada di Masjid Al-Hidayah, Desa Sukalaksana, Kecamatan Talegong, dengan nama Al-Hadi.

Lokasi kedua berada di Masjid Al-Manan, Kampung Babakan Dangur, Desa Cimahi, Kecamatan Caringin, dengan nama Al-Muqtadir.

Kemudian pada Kamis (27/8), groundbreaking dilaksanakan di Masjid Jami An-Nur, Desa Caringin, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Garut. Masjid tersebut mengusung nama Asmaul Husna Al-Baari.

Rangkaian tahap kedua ditutup pada Jumat hari ini di Musala Al-Mutoharoh, Dusun Giri Karya RT 05/RW 02, Desa Langkaplancar, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Musala tersebut mengusung nama Al-Basith.

Ivan berharap pembangunan 99 Masjid Asmaul Husna tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperkuat aktivitas keagamaan, pendidikan Al-Qur'an serta kebersamaan warga.

Adapun estimasi waktu pembangunan setiap masjid sekitar tiga bulan. Waktu tersebut dapat menjadi lebih singkat apabila proses pembangunan melibatkan gotong royong masyarakat setempat.

Sementara itu, CEO Masjid Nusantara Pras Purworo mengajak masyarakat dan para donatur untuk terus mendukung pembangunan masjid melalui program tersebut.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.