kingsheadwye.com

PT WKS bersama FH UNJA bagikan 6.000 masker kepada mahasiswa - ANTARA News Jambi

Jambi (ANTARA) - Sebanyak 6.000 masker dibagikan kepada mahasiswa dan warga kampus Universitas Jambi (Unja) guna meminimalkan dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu, pembagian masker itu atas kolaborasi Perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Wirakarya Sakti (WKS), unit usaha APP Group, bersama Fakultas Hukum Universitas Jambi (FH UNJA) di Jambi, Selasa.

"Melihat kondisi kabut asap akibat karhutla yang masih terjadi di wilayah Jambi, maka kami kali ini menggandeng FH UNJA untuk membagikan ribuan masker," kata Kepala Humas PT WKS Taufik Qurochman.

Pembagian masker menjadi langkah preventif untuk membantu mengurangi paparan asap bagi mahasiswa dan warga kampus yang tetap menjalankan aktivitas di ruang terbuka.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara, indeks kualitas udara (AQI) di Jambi tercatat mencapai angka 262 dengan parameter polutan utama PM2,5.

Kondisi tersebut dikategorikan tidak sehat dan dapat mengganggu kesehatan masyarakat jika terpapar dalam jangka waktu tertentu.

Taufik mengatakan upaya menghadapi karhutla tidak berhenti pada pencegahan dan pengendalian kebakaran di lapangan.

Perhatian terhadap kesehatan masyarakat terdampak juga menjadi bagian penting dari penanganan karhutla.

"Pengendalian karhutla membutuhkan kerja bersama dari berbagai pihak. Melalui kolaborasi ini, kami berharap masker yang dibagikan dapat membantu warga kampus menjaga kesehatan selama kabut asap masih berlangsung," kata Taufik.

Menurut dia, kolaborasi dengan perguruan tinggi penting dilakukan untuk memperluas kesadaran mengenai perlindungan kesehatan sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap persoalan lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, organisasi kemahasiswaan FH UNJA turut terlibat membagikan masker dengan menyusuri sejumlah area kampus. 

Selain membagikan masker, mahasiswa juga mengingatkan warga kampus untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Salah seorang mahasiswa FH UNJA Ratu Nyimas, mengapresiasi dukungan tersebut karena sangat membantu mahasiswa yang beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.

"Terima kasih kepada teman-teman FH UNJA dan PT WKS. Saat ini memang sedang musim kabut asap, sehingga masker ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami mahasiswa yang tinggal di indekos," kata Nyimas.

Apresiasi senada disampaikan pengurus BEM FH UNJA, Abim. Ia menilai pembagian masker sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi mahasiswa dan masyarakat Jambi saat ini.

Sebanyak 6.000 masker tersebut, tambah dia, disebar untuk mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, petugas keamanan, hingga para pelaku usaha di lingkungan kampus.

Pewarta: Rilis
Editor : Nanang Mairiadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.