Pulomas Tower siap jadi kawasan produktif terintegrasi dengan Stasiun LRT - ANTARA News Megapolitan
Jakarta (ANTARA) - Pulomas Tower akan dikembangkan sebagai kawasan produktif yang terintegrasi dengan Stasiun LRT Equestrian sekaligus mendukung pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).
"Dengan lokasinya yang terintegrasi dengan Stasiun LRT Equestrian, kami berharap kawasan ini dapat berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan kawasan berbasis TOD," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno dalam keterangan resmi, Sabtu.
Hal ini dia sampaikan pada acara penandatanganan fasilitas pembiayaan proyek Pulomas Tower antara PT Pulo Mas Jaya dan PT Bank Mega Syariah di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (31/7).
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan aset daerah melalui skema pembiayaan kolaboratif.
Rano mengatakan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak hanya dituntut memiliki kinerja usaha yang sehat, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak pembangunan.
Pemanfaatan aset secara optimal diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi kota, membuka aktivitas ekonomi baru, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya menyambut baik penandatanganan fasilitas pembiayaan ini sebagai wujud sinergi antara BUMD dan sektor perbankan dalam mendukung pengembangan aset daerah agar semakin produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Rano.
Dia lalu menekankan pentingnya memperluas kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan lembaga keuangan dalam mendukung pembangunan Jakarta.
Skema pembiayaan seperti ini dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan proyek strategis tanpa sepenuhnya mengandalkan anggaran daerah.
Rano mengatakan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak hanya dituntut memiliki kinerja usaha yang sehat, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak pembangunan.
Pemanfaatan aset secara optimal diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi kota, membuka aktivitas ekonomi baru, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya menyambut baik penandatanganan fasilitas pembiayaan ini sebagai wujud sinergi antara BUMD dan sektor perbankan dalam mendukung pengembangan aset daerah agar semakin produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Rano.
Dia lalu menekankan pentingnya memperluas kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan lembaga keuangan dalam mendukung pembangunan Jakarta.
Skema pembiayaan seperti ini dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan proyek strategis tanpa sepenuhnya mengandalkan anggaran daerah.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.