kingsheadwye.com

RAAM Perkuat Ekspansi Bisnis Konten dan Bioskop Usai Film Cinta Lila Raih 1 Juta Penonton

Kamis, 23 Juli 2026, 20:39 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Tripar Multivision Plus Tbk (IDX: RAAM) mencatat capaian positif setelah film horor Cerita Lila menembus 1.000.739 penonton di bioskop nasional hingga pertengahan Juli 2026. Keberhasilan tersebut menjadi katalis bagi strategi perseroan dalam memperkuat bisnis konten sekaligus memperluas jaringan bioskop.

Berdasarkan data Cinepoint dan filmindonesia.or.id, Cerita Lila menjadi film Indonesia ke-15 yang berhasil meraih lebih dari satu juta penonton sepanjang 2026. Film yang tayang sejak 18 Juni 2026 itu disutradarai Bobby Prasetyo dan diadaptasi dari Diary Misteri Sara, kanal YouTube yang telah ditonton lebih dari 11 juta kali.

Direktur Utama PT Tripar Multivision Plus Tbk, Ram Jethmal Punjabi, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa strategi perusahaan dalam menghadirkan konten yang relevan dengan pasar terus mendapat respons positif dari masyarakat.

"Kami bersyukur atas respons penonton terhadap Cerita Lila. Terima kasih kepada semua yang telah menonton, serta para filmmaker, pemeran, dan mitra bioskop yang turut mewujudkan film ini. Cerita seperti ini adalah alasan kami terus membuka lebih banyak tempat bagi masyarakat untuk menontonnya. Setiap layar baru berarti semakin banyak komunitas yang dapat menikmati film-film yang kami buat, dan jangkauan seperti inilah yang terus kami bangun ke depan," ujar Ram.

Perseroan menilai keberhasilan Cerita Lila tidak hanya berdampak pada pendapatan box office, tetapi juga memperkuat model bisnis RAAM yang mengintegrasikan produksi konten, distribusi, hingga operasional jaringan bioskop. Selain penjualan tiket, monetisasi konten juga berasal dari lisensi, platform streaming, penayangan televisi, hingga distribusi internasional sesuai perjanjian komersial.

Baca Juga: Indonesia Butuh 10 Ribu Bioskop, Fadli Zon Sebut Peluang Investasi Terbuka Lebar

Momentum tersebut sejalan dengan pertumbuhan industri film nasional. Berdasarkan data Kementerian Kebudayaan, jumlah penonton film Indonesia mencapai 80,27 juta sepanjang 2025 dengan pangsa pasar sekitar 60%. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 15 film Indonesia telah melampaui satu juta penonton, dengan genre horor menjadi kontributor terbesar.

Di tengah tren positif industri, RAAM juga tengah menjalankan proses Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Rencana tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 5 Mei 2026.

Perseroan berencana menerbitkan hingga 1,36 miliar saham baru atau setara maksimal 20% dari modal disetor dengan potensi dilusi hingga 16,67%. Dana hasil rights issue akan digunakan sebagai modal kerja produksi konten serta penyertaan modal kepada anak usaha PT Platinum Sinema, yang menargetkan pembangunan 50 bioskop baru.

Saat ini jaringan Platinum Cineplex telah beroperasi di 18 lokasi, sementara sejumlah film dan serial baru juga tengah memasuki tahap pengembangan. Perseroan meyakini penguatan bisnis konten yang dibarengi ekspansi jaringan bioskop akan menjadi pendorong pertumbuhan pendapatan dalam jangka panjang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah