kingsheadwye.com

Rektor ULM motivasi lulusan mencontoh deretan alumni jadi menteri - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarbaru (ANTARA) - Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Ahmad Alim Bachri memotivasi lulusan untuk bisa mencontoh deretan alumni yang berhasil menjadi menteri hingga membuat bangga almamater di kancah nasional.

"Sosok-sosok alumni terbaik ini patut menjadi teladan agar lulusan ULM bisa mencapai prestasi serupa," kata dia di Banjarbaru, Jumat.

Saat mengukuhkan ribuan lulusan pada Wisuda ke-132 di Auditorium ULM di Banjarbaru, rektor menyebut saat ini ada dua alumni ULM di Kabinet Merah Putih di bawah pemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mereka adalah Mukhtarudin alumni Fisip ULM sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Kemudian Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq yang sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup selaku alumni Fakultas Kehutanan ULM.

Hanif bahkan saat ini ditunjuk Presiden Prabowo sebagai koordinator penanggulangan  karhutla di Kalimantan Selatan.

Jauh sebelumnya, ada sosok inspiratif Prof Gusti Muhammad Hatta yang juga Guru Besar Fakultas Kehutanan ULM, pernah menjabat Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Menteri Riset dan Teknologi pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Rektor menyatakan ditunjukkan alumni ULM di kabinet itu sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat atas kualitas ULM sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik di regional Kalimantan.

"Kami berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul untuk bisa memberikan sumbangsih pengabdian terbaik kepada kemajuan bangsa," tambahnya.

Adapun lulusan yang dikukuhkan totalnya 1.290 orang terdiri dari 13 orang lulusan program diploma, 1.099 orang program sarjana dan  169 orang program magister serta  dua lulusan program spesialis Anestesiologi dan tujuh lulusan program doktor.

Pewarta: Firman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.